Home / Berita / Nasional / Ini Dia Capres Muda Potensial

Ini Dia Capres Muda Potensial

Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Hidayat Nur Wahid (Ketua Fraksi PKS), Pramono Anung (Wakil Ketua DPR dari PDI Perjuangan), Priyo Budi Santoso (Wakil Ketua DPR dari Golkar) dan Puan Maharani (Ketua Fraksi PDIP), memiliki elektabilitas tinggi di masyarakat.

Keempat politikus muda tersebut memiliki modal sosial dan politik yang signifikan untuk bertarung di Pilpres 2014 dan 2019. Berdasarkan survei yang dirilis Institute Survei Indonesia (INSIS), keempat tokoh tersebut secara rata-rata berada di posisi teratas dibandingkan tokoh muda partai lainnya.

Baik dari sisi popularitas, elektabilitas, maupun akseptabilitas. Dari sisi akseptabilitas (kesukaan), Priyo Budi Santoso menempati posisi teratas dengan dukungan 53,73 %, diikuti Puan Maharani (51,02 %), Pramono Anung (49,53 %), Hidayat Nur Wahid (47,75%), Tjahjo Kumolo (43,08 %), Zulkifli Hasan (41,77%), Budiman Sujadmiko (38,13 %), dan Anas Urbaningrum (37,47 %).

Untuk elektabilitas (tingkat keterpilihan) Priyo Budi Santoso juga menempati posisi teratas dengan dukungan 10,37 %, Pramono Anung (9,25 %), Hidayat Nur Wahid (8,41 %), Puan Maharani (8,03%), Anas Urbaningrum (7,10%), dan Luthfi Hasan (5,04 %).

Namun untuk sisi popularitas Anas Urbaningrum menjadi tokoh muda yang paling populer dengan 82,05%, disusul Priyo Budi Santoso (77,10%), Hidayat Nur Wahid (74,11%), Pramono Anung (73,73 %), Puan Maharani (71,49%), Akbar Faisal (69,15%).

Peneliti INSIS Mochtar W Oetomo menjelaskan, survei dilakukan di 33 provinsi dengan jumlah responden 1.070 orang dan margin of error ± 3 %. Dilaksanakan 16 November hingga 4 Desember 2012, survei dilakukan dengan tatap muka langsung dipanduan kuesioner.

Dijelaskannya, survei ini dilakukan untuk melihat tokoh-tokoh muda partai politik dikenal dan diminati sebagai calon presiden. “Tokoh muda yang kami survei adalah mereka yang berumur antara 32 hingga 55 tahun,” kata Mochtar, saat paparan survei di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Minggu (9/12).

Peneliti Utama Founding Fathers House (FFH) Dian Permata yang hadir sebagai pembanding hasil survei INSIS mengatakan, tingginya popularitas, akseptabilitas, Hidayat Nur Wahid, Priyo Budi Santoso, Pramono Anung, Puan Maharani, dan Zulkifli Hasan tidak bisa dilepaskan dari frekuensi kemunculan mereka di media massa yang terbilang tinggi.

“Jabatan politis mereka saat ini terbilang strategis mengakibatkan mereka jadi rujukan atau narasumber di media massa,” kata Dian. ( A Adib / CN32 / JBSM / SMCN)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Muhammad UGie

    pak HNW….saya mendukung anda
    :)

Lihat Juga

Thariq Suwaidan: Kemenangan Trump Tidak Sepenuhnya Buruk, Karena Justru Akan Hancurkan Amerika