Home / Berita / Internasional / Afrika / Beberapa Kekuatan Politik Mesir Siap Hadir Dalam Dialog Bersama Presiden

Beberapa Kekuatan Politik Mesir Siap Hadir Dalam Dialog Bersama Presiden

Ilustrasi – Peta Mesir. (inet)

dakwatuna.com – Beberapa Partai Politik Mesir menyambut baik dan memastikan keikutsertaannya atas undangan Presiden untuk mengadakan dialog kebangsaan yang dilaksanakan pada hari ini.

Mereka juga menyambut positif paparan Presiden yang mengatakan bahwa umur Dekrit hanya tinggal 200 jam lagi, dengan sendirinya Dekrit tersebut akan batal dalam keadaan apapun setelah diadakan referendum.

Akan tetapi, sebagian lain menolak undangan tersebut dan mengambil sikap untuk tidak mengikuti dialog kecuali setelah dekrit dibatalkan dan referendum ditunda.

Ir. Hatim Azam, Aleg dan Pimpinan Partai Peradaban (Masih dalam proses pembentukan) menegaskan bahwa negara ini tidak akan maju kecuali jika penduduknya menghormati sebuah legitimasi, demokrasi dan dialog. Ia juga menegaskan bahwa penolakan keras terhadap Dekrit, dialog dan referendum yang dilakukan Front Penyelamatan Bangsa tidak selaras dengan kemaslahatan bangsa bahkan lebih mengarah pada timbulnya kekacauan dan pengrusakan negara.

Lanjutnya, ia menyatakan bahwa partai yang dipimpinnya siap untuk mengikuti dialog tersebut dan mengajak Front Penyelamatan Bangsa untuk ikut juga dalam acara tersebut.

Dr. Yunus Makhyun (Anggota Dewan Tinggi Partai Al Nour) memastikan keikutsertaan partainya dalam dialog bersama Presiden yang dilaksanakan pada hari ini. Beliau juga mengatakan bahwa tidak ada alternatif yang lebih baik selain dialog. “Presiden Mursi telah sangat bertoleransi kepada para penentangnya.” ungkap beliau.

Selain dua partai tersebut, terdapat juga beberapa kekuatan politik lain yang siap mengikuti dialog bersama Presiden. Mereka adalah:

  1. Partai Pembangunan dan Pengembangan (Sebagaimana disampaikan langsung oleh Dr. Nashruddin Abdul Salam – Ketua Partai)
  2. Partai Wasath (Sebagaimana disampaikan Jubir Resmi Partai, Ir. Umar Faruq)
  3. Partai ‘Amal Jadid (Sebagaimana disampaikan Sekjend Partai, Dr. Magdy Qarqar)
  4. Partai Ghad Tsaurah dan Misr Al Qawiyyah (Sebagaimana disampaikan pemimpin partai, Abdul Mun’im Abul Futouh)
  5. Partai Mesir (Sebagaimana disampaikan pemimpinnya, Amr Khalid)

Sedangkan beberapa partai lain belum menentukan sikapnya seperti Partai Aliran Mesir, sebagaimana disampaikan Humas Partai tersebut, Muhammad Abbas.

Mustasyar Zakariya Abdul Aziz, Mantan Ketua Asosiasi Hakim juga menyambut baik undangan Presiden untuk berdialog. Beliau berkata: “Walaupun terlambat, akan tetapi undangan (dialog) ini sangat penting.” Beliau juga mengajak seluruh kekuatan revolusi untuk menyambut baik ajakan Presiden untuk menyamakan persepsi demi kemaslahatan Mesir dan demi sebuah kemajuan.

Sejalan dengan kabar di atas, beberapa sumber dari Front Penyelamatan Bangsa menyebutkan bahwa Amr Musa dan Aiman Nur meminta Anggota Front untuk menghadiri undangan tersebut. Akan tetapi, sikap final mengenai undangan tersebut belum diputuskan secara resmi hingga koran ini naik cetak, karena mereka sedang mengadakan pertemuan tertutup. (Hurriyah Wal ‘Adalah/Abu Nashar*/hdn)

* Abu Nashar Bukhari, Lc (Koresponden dakwatuna.com) adalah mahasiswa pasca-sarjana Al-Azhar University, Cairo-Egypt, Director of The Research Center of The Islamic World and The Middle East Politics (SINAI) Egypt

About these ads

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Peta Mesir yang diberi warna merah oleh Perancis. (egyptwindow.net)

Penyebutan Kata “Mesir” di Dalam Al-Quran