Home / Berita / Internasional / Asia / Pasca 45 Tahun di Pengasingan, Khaled Meshaal Tiba di Gaza dan Sujud Syukur

Pasca 45 Tahun di Pengasingan, Khaled Meshaal Tiba di Gaza dan Sujud Syukur

Khaled Meshaal melakukan sujud syukur saat tiba di Gaza, Jumat (7/12). (Reuters/Ahmed Jadallah)

dakwatuna.comSalah seorang Pemimpin HAMAS, Khaled Meshaal, Jumat, mengakhiri beberapa dasawarsa hidup di pengasingan dari tanah Palestina lewat kunjungan pertama ke Jalur Gaza.

Kehadirannya menggaris-bawahi keyakinan Hamas yang meningkat setelah konflik paling akhir dengan Israel.

Setelah melewati perbatasan Mesir, Meshaal berlutut dan menyentuh tanah dengan dahinya melalui sujud syukur. Ia kemudian disambut di bawah kehangatan sinar Matahari bulan Desember oleh puluhan pejabat dari sejumlah faksi.

Meshaal akan menghabiskan hampir 48 jam di daerah kantung pantai tersebut. Dia akan mengikuti pertemuan terbuka pada Sabtu. Hari yang diperingati sebagai peringatan ke-25 berdirinya HAMAS dan perayaan kemenangan setelah pertempuran pada November.

Ketika berbicara dengan wartawan, Meshaal mengatakan kedatangannya ke Jalur Gaza seperti kelahiran kembali. Kelahiran setelah ia meninggalkan tempat kelahirannya, Tepi Barat Sungai Jordan, pada 1956. Kelahiran setelah ia selamat dari upaya pembunuhan kesatuan Israel pada 1997.

“Saya berdoa kepada Tuhan bahwa kelahiran keempat saya akan datang terjadi pada hari kita membebaskan Palestina,” kata Meshaal sebagaimana dikutip Reuters yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat malam. (Didi Purwadi/Antara/Reuters/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Nampak asap dari serangan artileri Israel ke perbatasan Jalur Gaza. (aa.tr.com)

Artileri Israel Serang Perbatasan Jalur Gaza