Home / Berita / Internasional / Asia / Polisi Palestina dan Tentara Israel Bentrok, 20 Warga Palestina Luka-Luka

Polisi Palestina dan Tentara Israel Bentrok, 20 Warga Palestina Luka-Luka

Tentara Israel sewenang-wenang menembakkan gas air mata saat bentrokan di Hebron, 6 Desember 2012. (Reuters / Stringer)

dakwatuna.comBentrokan fisik antara tentara zionis Israel dan polisi Palestina terjadi di Hebron pada Kamis (6/12) petang. Akibat bentrokan lebih dari 20 warga Palestina mengalami luka-luka.

Sejumlah saksi mata mengungkapkan, pasukan zionis berusaha menangkap seorang polisi Palestina yang sedang bertugas di pusat kota Bab Al-Zawiye. Polisi itu berontak dan beberapa rekannya yang lain membantu melepaskannya dari cengkeraman pasukan zionis sehingga melebar menjadi bentrokan fisik yang melibatkan warga lokal.

Masih menurut saksi mata, setelah bentrokan, pasukan zionis mengerahkan pasukan tambahan dan melepaskan tembakan membabi buta. Anak-anak muda Palestina membalas tembakan itu dengan melempari pasukan Israel dengan batu. Pasukan zionis meresponnya dengan lemparan gas air mata dan tembakan peluru karet ke arah para pemuda Palestina.

Direktur aksi cepat tanggap Bulan Sabit Merah Nasser Qabaja mengatakan. tim medisnya segera mengirim tiga mobil ambulan untuk membawa korban luka ke rumah sakit.

Menurut tim medis, seorang pria Palestina terkena tembakan peluru tajam di bagian kepala, dan delapan lainnya luka-luka karena tembakan peluru karet. Sementara 17 orang lainnya dirawat karena terkena dampak gas air mata.

Juru bicara militer Israel mengaku peristiwa bentrokan itu, dan mengklaim pasukannya berusaha membubarkan sekira 250 warga Palestina dengan yang melempari mereka dengan batu, dengan menggunakan peralatan anti huru-hara.

Pada Kamis petang, pasukan zionis Israel juga menculik empat anak Palestina di Jalan Syuhada, Hebron dan di Beit Ummar, selatan Tepi Barat.

Dua anak Palestina kemudian dibebaskan, tapi militer zionis menolak membebaskan dua anak lainnya.  Kantor Kordinasi Distrik Palestina di Hebron menyatakan, dua anak yang dibebaskan berusia 13 tahun dan diserahkan ke kantor tersebut.

Menurut keterangan kantor kordinasi, dua anak lainnya masih belum dibebaskan meski sudah ada kesepakatan antara kantor kordinasi distrik Palestina dengan militer Israel untuk membebaskan anak-anak yang diculik oleh tentara-tentara zionis Israel. (aisyah/mn/im/knrp)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • ajigemilang

    ayo iran……. buktikan kalo nuklirmu bisa menghabisi negara isra’el, sebelum isra’el menghabisi negara palestina…… bantu bangun militer palestina ….agar selamat dari cengkraman anjing nethanyahu…

  • Alfarisi Ikhwani

    yahudi iblis ..! laknatullah ..!

Lihat Juga

Aksi Solidaritas Palestina oleh LDK SSP STEI SEBI yang berlokasi di Car Free Day, Jakarta. Ahad (27/11/2016).  (Ahmad Jundi Taqiyuddin/LDK SSP STEI SEBI)

Aksi Solidaritas Untuk Palestina di Car Free Day Jakarta