Home / Berita / Internasional / Afrika / Ikhwanul Muslimin Tetap Tahan Diri Walau Oposisi Membawa Senjata dan Bom Molotov

Ikhwanul Muslimin Tetap Tahan Diri Walau Oposisi Membawa Senjata dan Bom Molotov

Seorang warga Mesir yang terluka akibat anarkisme oposisi Mesir di luar istana presiden Mesir di Kairo,Kamis (6/12). (Reuters/Asmaa Waguih)

dakwatuna.com – Kairo. Sekretaris Jenderal Ikhwanul Muslimin, Mahmoud Hussein menolak kekerasan dan mendesak pendukung Presiden Mohammad Mursi menjaga demonstrasi damai.

Ia meminta massa oposisi bertindak rasional dan menerima negosiasi dan dialog. “Ikhwanul Muslimin menolak kekerasan dan tidak menyerang siapapun,” ujarnya menegaskan seperti dikutip dari situs resmi Ikhwanul Muslimin, Kamis (6/12).

Hussein menjelaskan, awalnya berbagai kelompok dan gerakan yang berkumpul di luar Istana Kepresidenan, berdemonstrasi dengan damai. Demonstrasi tersebut untuk mempertahankan legitimasi yang benar dan mendukung terpilihnya Mursi.

“Sayangnya, setelah kami tiba, kami terkejut mendengar pemimpin Popular Current yang mendesak pendukungnya melawan demonstrasi damai kami,” sebutnya.

Desakan tersebut dinilai membuat para pendukung antirevolusi menyerang massa dengan senjata, bom molotov, dan batu.

Sekelompok penyerang tertangkap tangan membawa senjata api dan bom molotov, dan diserahkan kepada pasukan keamanan. “Kami mendesak semua pendukung Ikhwanul menahan diri dan menjaga demonstrasi damai untuk menenangkan situasi,” ujarnya.

“Kami,” sambung Hussein, “tetap berharap oposisi merespon permintaan kami untuk dialog dan meninggalkan kekerasan.” (Karta Raharja Ucu/Nur Aini/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 9,83 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Perkuat Tentaranya di Perbatasan, Turki Permudah FSA Bersihkan Utara Suriah dari ISIS