Home / Berita / Nasional / PKS Tekankan Pentingnya Keluarga Untuk Cegah HIV/AIDS

PKS Tekankan Pentingnya Keluarga Untuk Cegah HIV/AIDS

Ketua Bidang Perempuan DPP PKS Anis Byarwati, SAg. MSi. (twitter)

dakwatuna.com – Jakarta. Kasus HIV/AIDS di Indonesia cenderung masih tinggi. Bahkan dari tahun ke tahun kasus HIV/AIDS menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan.

Seperti data yang dirilis Kementerian Kesehatan RI, pada tahun 2009 menunjukkan kasus baru HIV/AIDS sebesar 13.656 kasus. Kemudian pada tahun 2010 meningkat drastis menjadi 27.335 kasus baru. Sedangkan pada tahun 2011, ada 25.193 kasus baru HIV/AIDS. Jika dilihat dari jenis kelamin, pengidap HIV/AIDS lebih banyak perempuan dari pada laki-laki.

Melihat tingginya angka pengidap HIV/AIDS, Ketua DPP PKS Bidang Perempuan, Anis Byarwati mengaku sangat prihatin. Dia juga mengatakan bahwa tingginya angka perempuan yang mengidap HIV/AIDS dikarenakan tertular oleh laki-laki yang lebih dulu mengidap HIV/AIDS. Lalu apa solusi untuk menyikapi kasus HIV/AIDS di Indonesia?

“Solusinya adalah kembali kepada keluarga. Dari keluarga yang harmonis akan lahir anggota-anggota keluarga yang berprestasi dan terhindar dari berbagai perilaku yang menyimpang,” tegas Anis di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (12/3).

Menurut Anis, berbagai permasalahan bangsa saat ini, termasuk kasus HIV/AIDS, berakar dari keluarga. Menurut dia, kondisi keluarga di Indonesia saat ini sangat rapuh.

“Kita bisa melihat tingginya angka perceraian di keluarga Indonesia. Selama 2005 sampai 2010 ada peningkatan angka perceraian hingga 70 persen,” jelas Anis.

Lebih lanjut dia mengatakan, berdasar data Badilag MA itu menunjukkan pada tahun 2010 sebanyak 285.184 perceraian terjadi di seluruh Indonesia.

“Dengan demikian, upaya pengokohan keluarga Indonesia menjadi sangat penting dan genting. Dan inilah yang menjadi perhatian utama BidangPerempuan DPP PKS,” tutur Anis.

Karena itu, Anis menilai pemerintah harus menjadikan keluarga sebagai leading sector. Menurut dia keluarga harus mendapat perhatian utama dari pemerintah. Untuk memperbaiki bangsa, lanjut Anis, pemeritah harus benar-benar memperbaiki keluarga karena keluarga adalah entitas terkecil penyusun bangsa.

“Kalau perlu ada kementerian khusus yang menangani keluarga,” kata Anis.

Anis menjelaskan, PKS sendiri mempunyai program Rumah Keluarga Indonesia yang bertujuan memperkokoh keluarga Indonesia dengan berbagai kegiatan positif. PKS juga sedang menggalakkan program Pos EKa yang bersama-sama dengan masyarakat Indonesia berupaya meningkatkan potensi ekonomi bangsa.

“Lewat Pos EKa, kita berharap angka perceraian berkurang drastis karena tingkat kesejahteraan keluarga semakin meingkat. Sehingga kasus HIV/AIDS juga dapat ditekan,” ucap Anis.

“Kita juga punya Garuda Keadilan yang menjadi wadah untuk para remaja agar beraktivitas positif. Melalui wadah ini, kami berharap remaja Indonesia tidak terjerumus pada perilaku-perilaku negatif dan terhindar dari HIV/AIDS,” tandas Anis. (ist)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Pilkada DKI

Tak Usung Kader Sendiri, Ini Pertimbangan PKS Usung Anies-Sandi