Home / Berita / Internasional / Asia / Hidayat Nur Wahid: Belum Akui Palestina, AS Harus Koreksi

Hidayat Nur Wahid: Belum Akui Palestina, AS Harus Koreksi

Hidayat Nur Wahid. (tabloidkampus.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Amerika Serikat (AS) tidak turut mengakui Palestina sebagai suatu negara dalam voting di sidang umum PBB. Menurut Ketua FPKS Hidayat Nur Wahid, AS harus mengoreksi diri.

“Ya pokoknya Amerika harus mengoreksi perannya bagi Palestina,” ujar Hidayat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/11/2012).

Hidayat mengatakan, ada 138 negara yang mendukung Palestina diakui sebagai negara dan 9 negara menolak.

“Amerika termasuk salah satu dari 9 negara itu. Masa mereka akan terus mendukung kegiatan Israel dan masa mereka juga akan terus di pihak minoritas,” tutur mantan Presiden PKS ini.

Amerika Serikat (AS) menentang pengakuan Palestina sebagai sebuah negara oleh PBB. Duta Besar AS untuk PBB Susan Rice menegaskan bahwa hasil voting di Sidang Umum PBB tidak mengubah status Palestina.

“Resolusi ini tidak menetapkan bahwa Palestina adalah sebuah negara,” klaim Rice di New York, seperti dilansir AFP, Jumat (30/11/2012).

PBB mengakui Palestina sebagai suatu negara dalam sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, pada Kamis (29/11/2012). PBB mengakui status baru Palestina sebagai negara pemantau non-anggota, meningkat dari status sebelumnya sebagai entitas pemantau.

Palestina mendapat dukungan mayoritas yakni 138 anggota majelis umum PBB. Sementara hanya 9 anggota yang menolak dan sisanya, 41 anggota, menyatakan abstain dalam voting yang digelar. (nik/nrl/detikcom)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 9,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina