Home / Berita / Nasional / Anggaran Pergantian Kurikulum Pendidikan Rp 171 Miliar

Anggaran Pergantian Kurikulum Pendidikan Rp 171 Miliar

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Herlini Amran. (herliniamran.blogspot.com)

dakwatuna.com Pemerintah berencana akan mengubah kurikulum Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, serta Sekolah Menengah Kejuruan pada tahun 2013 mendatang. Besarnya anggaran pergantian kurikulum pendidikan nasional tahun 2013 sebesar Rp 171 Miliar.

“Pergantian kurikulum pendidikan nasional itu tidak gratisan. Saya berharap besarnya anggaran penyempurnaan kurikulum pembelajaran dan pembukuan dalam rangka penyempurnaan kurikulum pendidikan nasional tahun 2013 berbanding lurus dengan output yang akan didapatkan,” kata Anggota Komisi X DPR Herlini Amran di Komplek DPR, Senin (26/11).

Tahun 2012 dianggarkan sebesar 171 Miliar di Direktorat Badan Penelitian Dan Pengembangan dan rencananya akan disusulkan ditingkatkan sebesar 179 Miliar lagi pada tahun 2013 oleh Kemendikbud.

Herlini meminta Mendikbud memberikan laporan evaluasi perkembangan kurikulum pendidikan yang lalu kepada Panja Kurikulum Komisi X DPR sebelum menjelaskan kepada publik setiap hasil penelitian kurikulum, sekolah rintisan kurikulum, model kurikulum, dan bahan kebijakan yang dibiayai anggaran tersebut.

“Ini menjadi penting sebagai evaluasi bahwa KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) memang telah diteliti layak disempurnakan,” ujarnya.

Legislator PKS ini melanjutkan, “Jika evaluasi berbasis riset itu tidak dilakukan, saya khawatir terjadi malkonsepsi penyusunan kurikulum. Bisa saja produk akhirnya prematur lagi seperti kurikulum-kurikulum sebelumnya,” katanya.

Herlini menambahkan, “Atau mungkin benar adanya, kurikulum baru itu, ya proyek buku baru Kementerian. Lah wong, Pusar Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) kemarin menyatakan bukunya sudah siap dicetak. Padahal belum ada evaluasi kurikulum lama, begitupun kurikulum baru belum di uji publik dan sempurnakan lebih lanjut,” ujarnya.

Anggota DPR asal Wilayah Pemilihan Kepulauan Riau berharap, “Masyarakat memiliki keinginan yang sangat kuat untuk segera menyempurnakan kurikulum KTSP. Dan, saya siap menagih janji Kemendikbud yang akan melahirkan kurikulum baru yang mengutamakan karakter atau penguatan moral ketimbang ‘nilai’,” tandasnya. (ist)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 9,88 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • revisi itu sesudah evaluasi ,kalau kurikulum lama saja belum di evaluasi bagaimana bisa di revisi, yang ada nanti anggaran pemerintah cuma menguntungkan pihak2 yang berkepentingan dengan proyek tersebut, dan system pendidikan di indonesia kualitasnya tetep tidak berubah. bagaimana dengan kualitas buku2 yang di produksi siapa yang bertanggung jawab klalau ada isi/materi buku yang bersifat pornografi seperti yang belakangan ini terjadi di beberapa sekolah

Lihat Juga

Ilustrasi. (Dena Fadillah)

Pendidikan Keluarga Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual Dan Seks Dini

Organization