Home / Berita / Internasional / Asia / PUIC Galang Dukungan untuk Palestina

PUIC Galang Dukungan untuk Palestina

Ketua DPR RI, Marzuki Alie (kanan) berbincang dengan Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar (kedua kanan), Sekjen Parliamentary Union of the Organization of the Islamic Conference Member States (PUIC), Mahmud Erol Kilic (kedua kiri) dan Ketua Komite Kerjasama Antar Parlemen, Surahman Hidayat (kiri) saat membuka Kegiatan Parlemen dalam Dialog Antara Agama di Nusa Dua, Bali, Kamis (22/11). Kegiatan dua hari itu diikuti oleh 17 negara dan sejumlah organisasi keagamaan untuk bertukar fikiran tentang berbagai permasalahan yang dihadapi negara-negara dengan masyarakat majemuk sekaligus mempererat kerjasama keagamaan dan kebudayaan. (ANTARA/Nyoman Budhiana/nym/2012)

dakwatuna.com – Nusa Dua. Presiden Parliamentary Union of OIC Members States (PUIC) Marzuki Alie mengatakan penyerangan Israel ke Palestina telah membabi-buta. Ia ingin seluruh anggota PUIC memberikan pernyataan sikap yang meminta Israel menghentikan tindakannya.

Marzuki yang juga Ketua DPR RI mengatakan itu seusi berbincang dengan Sekjen PUIC di Ruang Klungkung, Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali.

“Terkait kejadian Palestina yang kian membabi-buta ini kan kita harus punya sikap. Oleh karena itu, saya mengajak untuk mengadakan sidang darurat eksekutif komite anggota-anggota PUIC yang tadinya saya rencanakan di Turki,” ujar Marzuki Rabu (22/11) malam.

Hanya saja ia belum bisa memastikan kapan sidang darurat itu digelar. “Ada dua pilihan, antara 17-18 atau 20-21 Desember 2012. Sebelumnya, saya meminta Sekjen PUIC untuk mendeklarasi pernyataan dari PUIC. Kemudian, nanti kita konfirmasikan kepada seluruh anggota PUIC bagaimana pandangan mereka,” tandasnya.

Awal Desember mendatang, setelah pernyataan deklarasi PUIC sudah disetujui oleh keseluruhan anggota (51 negara), pihaknya dengan 10 eksekutif komite, GKSB (Grup Kerja Sama Bilateral) Indonesia dan anggota DPR RI Komisi I dijadwalkan untuk berkunjung ke Gaza, Palestina untuk bertemu dengan parlemen dan masyarakat memberikan dukungan moral kepada rakyat Palestina tentang keinginan merdeka.

“Itu hak mereka dan juga untuk menghindari serangan membabi-buta dari Israel. Kita inginkan Israel menghentikan penyerangan itu,” ujar Marzuki.

Karena masalah Palestina tidak secara khusus masuk ke dalam agenda acara Interfaith di Bali, maka draf pernyataan deklarasi tersebut dikirimkan kepada seluruh parlemen PUIC dalam bentuk fax atau email. (*/OL-8/MICOM)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina