Home / Berita / Internasional / Asia / Bus Meledak di Dekat Kantor Menhan Israel

Bus Meledak di Dekat Kantor Menhan Israel

(vibe.com)

dakwatuna.com – Tel Aviv. Setidaknya enam korban dilaporkan terluka saat sebuah bus meledak di Tel Aviv pada Rabu pagi (21/11/2012). Lokasi bus hanya satu blok dari kantor kementerian pertahanan Israel.

Polisi Israel menuduh serangan itu sebagai ulah teroris, karena ditemukan sebuah paket di dalam bus yang meledak itu. Satuan dinas darurat mengatakan lima orang mengalami luka-luka dengan kondisi luka parah dan ringan.

“Kami yakin ini serangan teroris,” tuduh juru bicara kepolisian Israel Mickey Rosenfeld kepada jaringan televisi Al Jazeera.

Koran Israel Haaretz menyebutkan ledakan terjadi di pojok jalan Shaul Hamelech dan Henrietta Szold. “Korban hanya mengalami luka ringan,” klaim Ofir Gendelman, juru bicara PM Benjamin Netanyahu.

“Latar belakang dan sebab peledakan ini masih belum jelas benar,” kata wanita juru bicara kepolisian Luba Samri kepada AFP.

Sementara itu, juru bicara Hamas Fawzi Barhoum mengatakan bahwa “ini hasil alamiah dari agresi Isarel terhadap rakyat kami. Jika Israel terus melakukan agresi, lantas semua opsi menjadi terbuka,” tuturnya.

Menurut warga Israel yang langsung menyaksikan insiden ini, seperti disiarkan Radio Angkatan Darat Israel, “bus yang meledak luluh lantak.” Saksi mata lainnya melihat seorang laki-laki meletakkan bom ke dalam bus yang kemudian lari menjauh.

Serangan ini terjadi delapan hari setelah Israel membombadir Jalur Gaza. Israel bilang bahwa mereka meluncurkan misil dengan tujuan menghadang roket-roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza.

Suara tembakan senjata pun membahan di Gaza City, merayakan meledaknya bom di Tel Aviv itu, lapor radio Palestina. Sepanjang delapan hari saling serang, sudah 139 warga Palestina gugur dan lima orang Israel mati. (tjs/inilah)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina