Home / Berita / Silaturahim / Konser Amal Kemanusiaan “Save Palestine” oleh FSLDKD XVI Puskomda Purwokerto

Konser Amal Kemanusiaan “Save Palestine” oleh FSLDKD XVI Puskomda Purwokerto

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
(Dok. FSLDKD XVI Puskomda Purwokerto)

dakwatuna.com“Satukan Hati, Bebaskan Palestina, Allahu Akbar…!!!” begitulah jargon ini menggema dengan penuh semangat. Kalimat takbir berkali-kali dikumandangkan oleh para peserta yang hadir dalam acara Konser Amal Kemanusiaan untuk Palestina yang berlangsung di Gedung Soemardjito Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto pada hari Minggu, 18 November 2012. Acara ini diselenggarakan oleh Pusat Komunikasi Daerah (Puskomda) Purwokerto UKKI Unsoed, UKI Kampus 7 Poltekkes Kemenkes Semarang (kampus Baturaden), dan LDK IMI Darussalam AKPER Mersi Purwokerto yang tergabung dalam rangkaian acara Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus Daerah (FSLDKD) ke-XVI. Konser ini dihadiri lebih dari 250 peserta berasal dari berbagai daerah yang tergabung dalam Puskomda Purwokerto. Selain warga sekitar Purwokerto dan mahasiswa Unsoed, peserta yang menghadiri konser amal ini merupakan peserta FSLDKD ke-XVI dari delegasi masing-masing LDK (Lembaga Dakwah Kampus) dari 10 kabupaten yang ada di 3 eks-karasidenan (Banyumas, Kedu dan Pekalongan) meliputi: wilayah Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Brebes, Tegal, dan Pemalang.

Konser amal kemanusiaan “Save Palestine” ini juga bekerja sama dengan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Pusat dan dimeriahkan oleh 6 tim nasyid yang berasal dari berbagai daerah baik lokal hingga nasional, yaitu Izzatul Islam (IZZIS), Fathul Jihad, G-Fast, Elvo, Encil Acapella, dan At-Thoriq. Tim nasyid G-Fast dari Fakultas Peternakan Unsoed dan tim nasyid Elvo dari Universitas Jenderal Soedirman mengawali performanya sebelum pembukaan acara konser amal ini dimulai. Konser ini mengangkat tema “Kewajiban Kita Terhadap Al-Aqsha” yang diisi oleh ustadz Ahmad Lukman, S.Pd.I dari KNRP. Palestina adalah satu-satunya negara terjajah di dunia yang katanya modern ini. Penjajahan suatu bangsa terhadap bangsa lainnya adalah sangat tercela dan harus dihentikan, papar Beliau. Hal ini sesuai dengan amanat pembukaan UUD 1945 paragraf pertama: “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan…” tambahnya.

Situasi Palestina sekarang lagi mencekam. Zionis Israel kembali melakukan agresi militernya ke wilayah Gaza. Apa yang bisa kita lakukan untuk membantu saudara-saudara kita di  Palestina. Ustadz Ahmad Lukman menyampaikan bahwa hal-hal yang bisa kita lakukan dalam rangka “Save Palestine” di antaranya adalah melakukan penggalangan dana (infak), galang dukungan internasional, galang dukungan nasional, dukungan masyarakat, dan jihad. Usai ustadz Lukman menyampaikan tausiyahnya, dilanjutkan dengan aksi penggalangan dana kepada para peserta yang hadir. Jumlah dana yang terhimpun adalah sebesar Rp. 42.500.000,- ditambah dengan 1 buah handphone, 1 buah kalung dan 1 buah gelang. Semua dana yang terkumpul tersebut akan diberikan untuk  rakyat Palestina dan langsung diserahkan melalui KNRP. Rangkaian konser amal ini ditutup dengan peforma tim nasyid Izzatul Islam (IZZIS) dan penyampaian kondisi terkini di Palestina oleh KNRP.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

In Amullah
Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman dan saat ini sedang menjabat sebagai Sekretaris Umum UKKI Unsoed.

Lihat Juga

Konvoi bantuan kemanusiaan menembus Aleppo. (islamtoday.net)

Alhamdulillah, Bantuan Kemanusiaan Akhirnya Dapat Masuk Aleppo

Organization