Home / Berita / Internasional / Asia / Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Indonesia Diminta Protes kepada Israel

Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Indonesia Diminta Protes kepada Israel

Wakil Ketua MPR RI, Lukman Hakim Saifudin. (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Wakil Ketua MPR RI, Lukman Hakim Saifudin, mengutuk Israel yang melarang Muslim Palestina melaksanakan Shalat Jumat di Masjid al-Aqsha.

Kebijakan Israel ini dinilainya sudah keterlaluan, karena menghalangi kewajiban umat Islam untuk beribadah. “Ini tidak dapat dibiarkan,” tegas Lukman Hakim, Jumat (16/11).

Menurutnya Wakil Ketua Umum DPP PPP itu, pelarangan Shalat Jumat sungguh telah melanggar hak-hak dasar beragama umat muslim.

Pemerintah Indonesia, kata Lukman Hakim, harus mengajukan protes keras kepada Israel atas kejadian tersebut. Selain itu, Indonesia juga diminta mendesak PBB dan badan-badan internasional lainnya untuk lebih proaktif ciptakan perdamaian di Palestina.

Presiden SBY diminta memanfaatkan forum KTT Asean di Kamboja dan KTT Asia Timur di Pakistan yang akan dihadirinya itu untuk bersama negara-negara Asean dan negara-negara D8 lainnya memberikan solusi perdamaian atas konflik Israel-Palestina yang kini kembali memuncak.

Perang antara Hamas dan Israel pecah, Rabu (14/11) kemarin. Pasca dibunuhnya pejabat senior Hamas, Ahmed al-Jabari, Rabu (14/11) waktu setempat di Jalur Gaza, Hamas menyerang balik Israel dengan menembakkan roket. Serangan itu memicu serangan beruntun Israel yang bombardir Jalur Gaza lewat jalur laut dan udara.. (Karta Raharja Ucu/Erdy Nasrul/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 1,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (24.com.eg)

Erdogan: Menjaga Al-Aqsha Bukan Tanggungjawab Anak-Anak Palestina, Tapi Muslim Sedunia