Home / Berita / Opini / Dua Tahun KAMMI Madani dalam Bingkai Pahlawan dan Semangat Tahun Baru

Dua Tahun KAMMI Madani dalam Bingkai Pahlawan dan Semangat Tahun Baru

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Logo Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

dakwatuna.com Menjadi organisasi yang tengah menginjak usia duanya bukanlah hal mudah. Ibarat manusia, usia dua tahun masih menjadi ranah golden ageyang krusial bagi perjalanannya di usia dewasa kelak. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Madani tepat 1 Muharram ini berusia dua tahun. Pada usia keduanya ini, KAMMI Madani mengadakan tasyakuran sekaligus refleksi dua tahun Madani di Masjid Al Hidayah Bidakara, Sabtu (10/11) lalu. Milad kedua KAMMI Madani ini dilaksanakan sederhana dengan turut menyertakan taujih dari Andriyana, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (Sekjend PP) KAMMI.

Hari pelaksanaan tasyakur memang bertepatan dengan momen Hari Pahlawan. Kami merefleksikan kiprah pahlawan sebenarnya di mana akhir-akhir ini sering disalahartikan oleh khalayak. Pahlawan sering dianggap sebagai sosok yang tinggi karena pangkat, kedudukan, atau harumnya nama saja. Hakikatnya, tidaklah demikian. Pahlawan sejati adalah mereka yang berada bersama masyarakat. Mereka adalah orang yang hidup dan menghidupkan masyarakat. Mereka bergaul, berinteraksi, dan memberi manfaat terbaik untuk masyarakat sekitar. Pahlawan bukan sosok pengecut yang enggan bersusah payah mengarahkan masyarakat pada lajur kebaikan. Pahlawan juga bukan sosok yang bersinar seorang diri dengan tanpa ada niatan membenahi orang di sekitarnya.

Melalui refleksi pahlawan inilah, KAMMI Madani mencoba menata kembali geraknya. Dua tahun ke belakang adalah momen pembelajaran terbaik bagi kami. Pun meski baru dua tahun, jatuh bangun pernah dirasakan. Pasang surut kuantitas kader pun tak luput terjadi. Begitu juga dengan semangat berkontribusi kita pada masyarakat.

KAMMI Madani tengah dan terus akan menjadikan hari-harinya sebagai ajang pembelajaran terbaik. Kami telah menemukan fokus gerakan yakni pada ranah Intelektual Profetik yang tentu didasarkan pada analisis medan yang menjadi ranah dakwah kami. Meski KAMMI Madani kecil secara kuantitas, kami tidak menyandarkan kontribusi kami pada banyak atau sedikitnya jumlah yang bisa kita berikan melainkan pada konsistensi dan kualitas sumbangsih kita pada upaya perbaikan umat.

Salah satu gerakan kecil yang terus Madani konsistenkan yakni Gerakan KAMMI Menulis (GKM). GKM merupakan ajang berbagi ilmu lewat tulisan yang disebarluaskan ke seluruh jaringan KAMMI di Indonesia melalui media sosial. GKM yang November ini genap satu tahun menjadi ujung tombak gerakan Departemen Humas Madani dalam bidang informasi sosial.

Di samping itu, Madani tengah bergerak menuju upaya pengembangan masyarakat (community development). Dalam hal ini, Madani Community menjadi gawang kami dalam gerakan sosial masyarakat.

Kami menyadari benar hakikat perjuangan di era globalisasi ini tidaklah ringan. Maka dari itu KAMMI Madani konsisten dalam upgrading keilmuan kader maupun kontribusi sosial masyarakat. Kami ingin mengajak sebanyaknya pemuda, terutama, sebagai benih pahlawan Indonesia untuk bergabung dalam kontribusi bersama Madani.

Ya, refleksi dari dua tahun ini membawa kami pada kesimpulan bahwa kami tengah belajar. KAMMI Madani dalam pijakan hari demi harinya senantiasa berupaya menetapi tagline kami yakni “Terus Berkarya dan Menginspirasi”. Kami ingin mengajak serta seluruh masyarakat baik mahasiswa, civitas kampus lain, ataupun masyarakat umum untuk bersinergi dalam membangun masyarakat madani. Dan tahun baru Hijriyah ini menjadi titik tolak Madani untuk terus melanjutkan estafet dakwah Rasulullah di muka bumi ini.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 7,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Mahasiswa semester 1 di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Saat ini aktif di KAMMI dan menjadi kepala departemen Pemberdayaan Perempuan KAMMI Komisariat Madani.

Lihat Juga

Muslim membagi-bagikan Al-Quran di Eropa. (islammemo.cc)

Austria Larang Pembagian Al-Quran

Organization