Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Rindu Ummi

Rindu Ummi

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Masih mengenang wajahnya
Masih terasa erat pelukan itu
Dan bekas ingatanku tak akan pudar
Hangatnya senyuman yang diberikan
Motivasinya membuat aku tegar
Kini hanya air mata yang membasahi pipiku

Ummi, aku rindu….
Rasanya sulit tuk berpisah denganmu….
Air mata ini selalu membasahi pipiku di setiap waktu…
Ummi hadirlah dalam kehidupanku lagi
Walau hanya mimpi

Ummi engkau adalah penyemangat hidupku
Ummi engkau begitu sabar menghadapiku
Ummi engkau selalu tersenyum saat aku bercerita
Ummi engkau selalu menyayangi ku dengan tulus
Ummi engkau selalu mengajari ku semuanya….

Doa, dan pengorbananmu sungguh besar….
Ku hanya bisa berdoa untukmu Ummi…..
Semoga Allah mempertemukan kita
Di syurga-Nya

Bogor, 29 April 2012

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Alzena Valdis Rahayu
Alzena Valdis Rahayu, bernama asli Ririn Rahayu. Lahir di kota Serang 5 September 1988. Selama di kampus dulu ia aktif di berbagai organisasi internal dan eksternal salah satunya UKM TRAS (Tirtayasa Research Academic and Society), LDK Baabussalam, Himagron, Bem Faperta, KAMMI Untirta, dan FLP Serang. Selain itu juga penulis hobinya menulis, membaca, diskusi, dan travelling. Alumni Agroekoteknologi UNTIRTA. Aktivitas sekarang penulis sedang menempuh S2 Alhamdulillah penulis mendapatkan Beasiswa Unggulan Kemdiknas 2011 di Departemen Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi IPB. Motto hidupnya Selalu Belajar Sungguh-sungguh dan Berdoa.

Lihat Juga

Rindu si Penguntit Cilik