15:17 - Rabu, 19 Juni 2013

Ketua KPK Temui Kiai NU dan Muhammadiyah di Semarang

Rubrik: Nasional | Kontributor: Tim dakwatuna - 06/10/12 | 20:15 | 20 Dhul-Qadah 1433 H

Ketua KPK Abraham Samad (kanan), Sabtu (6/12/2012) bertemu KH Hasyim Muzadi dan Ketua DPW Muhammadiyah Jateng, KH Mustman Thalib di Kantor PWNU di Semarang, Jawa Tengah. (Kompas)

dakwatuna.com – Semarang. Di tengah arus penekanan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua KPK Abraham Samad, Sabtu (6/10/2012) mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Kantor PWNU di Semarang, Jawa Tengah.

Abraham Samad mengatakan, pertemuan ini sudah lama direncanakan sehingga momen pertemuan ini juga bentuk dukungan para ulama, kiai, dan tokoh masyarakat dari ormas besar di Jawa Tengah.

Ketua PWNU Jateng, KH Moh Adnan mengatakan, para ulama dan tokoh NU tidak mungkin harus datang ke Jakarta. Sebab, kalau banyak orang NU ke Jakarta untuk memberikan dukungan tentu ongkosnya terlalu mahal.

“Mudah-mudahan pertemuan dukungan ini menjadikan Indonesia semakin lebih baik,” kata Moh Adnan. Abraham Samad hadir di PWNU didampingi ulama besar NU, KH Hasyim Muzadi. (tribunnews)

Redaktur: Hendra

Keyword: , , , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (3 orang menilai, rata-rata: 9,67 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://www.facebook.com/anthomassardi2 Antho Massardi

    Masalah lemahnya penegakan hukum di NKRI, utamanya adalah karena lemahnya iman dan moral para pejabat. UNTUK MEMPERKUAT proses penegakan hukum oleh KPK terhadap kejahatan luar biasa korupsi yang tidak mudah dan membutuhkan waktu, sebaiknya ormas NU & MUHAMMADIAH mendirikan “MAHKAMAH MUBAHALAH” untuk menguji keimanan dan moralitas para pejabat Muslim yang patut diduga korupsi. Hal itu menjadikan dukungan moral NU & Muhammadiah jauh lebih konkret sebagai tindak lanjut fatwa hukuman mati bagi para koruptor. Dengan Mahkamah Mubahalah, kita akan tahu seberapa besar kualitas keimanan bangsa ini kepada Allah SWT. Betul?

Iklan negatif? Laporkan!
81 queries in 0,724 seconds.