Home / Berita / Nasional / Aboe Bakar: Produsen Narkoba Batal Dihukum Mati, Ancam Generasi Muda

Aboe Bakar: Produsen Narkoba Batal Dihukum Mati, Ancam Generasi Muda

Anggota DPR dari Fraksi PKS Aboe Bakar Al-Habsyi. (Facebook)

dakwatuna.comSekarang, semua pihak harus menghormati keputusan hukum yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung (MA) soal pembatalan hukum mati bagi produsen narkoba, Hengky Gunawan.

“Namun saya terus terang sangat menyayangkan putusan majelis tersebut sebab menyelisihi rasa keadilan masyarakat. Masyarakat sudah mengapresiasi putusan majelis kasasi yang menjatuhkan hukuman mati, lantas kenapa sekarang dibatalkan,” kata anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Al Habsyi, sebagaimana diberitakan oleh Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 5/10).

Putusan ini, lanjut Aboe Bakar, tentu saja berpotensi menjadi ancaman yang luar biasa bagi para generasi muda di Indonesia. Sebab produsen adalah pangkal dari distribusi narkoba, yang seharusnya diberantas.

“Bukankah produsen seharusnya lebih bertanggung jawab dari pada sekedar pengecer dan bandar,” tegas Aboe Bakar.

Aboe Bakar menilai para hakim sepertinya telah mengabaikan jumlah korban narboba yang mencapat 3,8 juta pecandu, serta puluhan juta orang yang menjadi potencial victim lainnya. Terlihat jelas para hakim juga menilai persoalan narkoba sebagai masalah sepele. Padahal bangsa ini benar-benar dalam keadaan darurat narkoba.

Karena itu, Aboe Bakar meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) mensosialisikan kepada para hakim, termasuk para hakim agung, supaya dapat memahami baik dengan bahaya dari narkoba ini. Sehingga ke depan, setiap putusan yang diberikan berkaitan dengan narkoba telah mendapatkan pertimbangan yang matang.

“Utamanya untuk memberikan perlindungan hukum untuk masyarakat yang menjadi potential victim. (ysa/RMOL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), terduga kasus penistaan Agama.  (sindonews.com)

Ini Alasan Ahok Tidak Ditahan dan Hanya Dicekal Ke Luar Negeri