Home / Berita / Nasional / Kasus Bailout Bank Century Harus Selesai Sebelum Ganti Rezim

Kasus Bailout Bank Century Harus Selesai Sebelum Ganti Rezim

Fahri Hamzah, Anggota DPR RI. (inet)

dakwatuna.comPartai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak penuntasan kasus bailout Bank Century. PKS meminta kasus Century diselesaikan sebelum ganti rezim.

“Ini buat kebaikan Pak SBY. Kalau masalah ini tidak bisa diselesaikan pada masa Pak SBY, maka masalah ini akan menjadi luar biasa pasca beliau,” ungkap politisi PKS yang juga anggota Timwas Century DPR, Fahri Hamzah, Rabu (3/10).

Hal itu disampaikan Fahri dalam rapat kerja dengan Wakil Menteri Keuangan, Ketua LPS dan Dirut Bank Mutiara di gedung Nusantara DPR, Senayan, Jakarta. Dia menilai penuntasan kasus Century dilakukan tak serius, termasuk terkait pembayaran ganti rugi terhadap para nasabahnya, yakni Antaboba Delta Sekuritas.

“Jelas saja jangan mutar-mutar. Sekarang putuskan saja bagaimana skema membayar nasabah. Bila perlu kita bantu dengan APBN. Tolong ibu Wamen (Wamenkeu) samapaikan ke dalam sidang kabinet. Terang-terangan aja,’ tambahnya.

Fahri melihat pemerintah bimbang dalam membayar ganti rugi nasabah Bank Century terkait PT Antaboga Delta Sekuritas

“Pemerintah ini lagi bingung, satu sisi takut dikatakan kalau tidak pro dengan nasabah, di sisi lain takut untuk mengeluarkan uang. Kalau saya punya uang pribadi, pasti akan saya bayar,” ungkapnya

Dia mengingatkan, pengembalian uang nasabah merupakan bagian dari penegakan hukum.

“Bagaimana mau mengeluarkan aset bank, tapi penegakan hukum itu tidak jalan,” tandasnya. (dem/RMOL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 7,83 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Bashar Al-Assad. (arabi21.com)

Assad Klaim Dirinya Masih Berkuasa Hingga 2021

Organization