Home / Berita / Nasional / Temui Demonstran Buruh, Ahmad Heryawan Bacakan Surat Edaran Moratorium PKWT

Temui Demonstran Buruh, Ahmad Heryawan Bacakan Surat Edaran Moratorium PKWT

Gubernur Jawa Barat menemui aksi buruh, Rabu (3/10/2012). (Facebook)

dakwatuna.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan akan membuat surat edaran ke pemerintah kabupaten/kota di Jabar tentang moratorium (penghentian sementara) perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) dan izin operasional perusahaan penyedia jasa pekerja di kabupaten dan kota.

Isi surat edaran tersebut dibacakan langsung Ahmad Heryawan di atas truk terbuka di hadapan ribuan buruh yang berunjuk rasa menuntut penghapusan sistem kerja kontrak (outsourcing) dan upah murah di depan Gedung Sate Bandung, Rabu (3/10).

“Di sini, saya akan bacakan surat edaran ke kabupaten/kota tembusan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kemenakertrans tentang moratorium PKWT kontrak dan ‘outsourcing’,” kata Heryawan.

Isi surat edaran tersebut, kata dia, pertama adalah lakukan moratorium terhadap “outsourcing” (PKWT) dan izin operasional bagi perusahaan penyedia jasa pekerja di kabupaten/ kota.

“Kedua ialah untuk pengefektifan moratorium, perlu dibangun posko pengaduan outsourcing terdiri dari pemerintah dan serikat pekerja,” kata dia.

Menurut Heryawan, sebagai kepala daerah dirinya berupaya untuk melindungi dua pihak dalam ketenagakerjaan yakni pengusaha dan pekerjanya (karyawan/buruh).

“Tentu kita akan berpihak kepada kebaikan yang bermanfaat. Dunia kerja tidak ada tanpa pengusaha, juga tanpa buruh. Perusahaan ada kalau ada pengusaha dan buruh. Perlu usaha kuat membangun hubungan harmonis antara buruh, diunas tenaga kerja dan pengusaha,” katanya.

Dikatakannya, jika hubungan antara buruh dan pekerja sudah kondusif maka investasi akan datang dari dalam dan luar negeri.

“Dengan catatan, pengusaha punya hak untung, pekerja punya hak kesejahteraan. Pengusaha kita mudahkan dalam beroperasi, buruh kita sejahterakan,” kata dia.

Seusai ditemui Gubernur Jabar, ribuan buruh pun meninggalkan Gedung Sate secara berangsur-angsur. (ant/zul/RMOL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi. (telltalecreations.com)

Surat “Cinta” untuk Saudaraku, Buni Yani: Innallaha Ma’ana