Home / Berita / Nasional / BKKBN Sambut Fatwa Halal Vasektomi

BKKBN Sambut Fatwa Halal Vasektomi

Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com – Surabaya. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan penghargaan terhadap fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memperbolehkan vasektomi asalkan dengan tujuan yang tidak menyalahi syariat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas komitmen MUI dalam meningkatkan kesertaan KB pria” kata Kepala BKKBN Sugiri Syarief di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/9).

Dia menjelaskan, fatwa MUI memperbolehkan vasektomi dengan syarat untuk tujuan yang tidak menyalahi syariat, tidak menimbulkan kemandulan permanen, dan ada jaminan dapat dilakukan rekanalisasi.

Selain itu, dapat mengembalikan fungsi reproduksi seperti semula serta tidak menimbulkan bahaya atau mudarat bagi yang bersangkutan.

Fatwa itu, kata dia, sangat menggembirakan karena bisa mendorong umat Islam menggunakan metode kontrasepsi vasektomi tanpa keraguan.

Dengan adanya kesepahaman dari mitra kerja atau para ulama dalam mendukung program KB, khususnya KB pria, diharapkan terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender dalam program KB.

“Karena suami dan isteri memiliki hak dan kewajiban yang sama, baik dalam penggunaan kontrasepsi maupun dalam penentuan jumlah anak,” kata dia.

Tujuannya untuk memutuskan mata rantai kemiskinan sehingga keluarga miskin tidak bertambah serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas SDM.

Program KB nasional di Indonesia sejak pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat pada tahun 1970. (Ant/OL-5/MICOM)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • gak salah tuh fatwa vasektomi, ini akan menjadi pemebenaran oleh Pemerintah lewat BKKBN yang apada akhirnya akan memaksa Pribumi untuk melakukan Vasektomi selanjutnya untuk masa sekian tahun Pribumi akan menjadi MINORITAS dinegeri sendiri,MUI gegabah dalam hal ini

Lihat Juga

Pernyataan Presiden PKS Tentang Rencana Penyampaian Pendapat di Muka Umum Oleh Gerakan Nasional Pendukung Fatwa MUI