Home / Pemuda / Essay / #IndonesiaTanpaJIL (Episode ke-1): Sebuah Mukadimah

#IndonesiaTanpaJIL (Episode ke-1): Sebuah Mukadimah

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (pusatbikinpin.com)

dakwatuna.com – Sedikit untuk membangkitkan ghirah (kecemburuan) kita sebagai umat Islam. Saya akan paparkan beberapa statement para tokoh pendukung JIL (Jaringan Islam Liberal).

“Saya cenderung meyakini Al Qur’an pada dasarnya adalah kalamullah yang diwahyukan kepada Nabi, tapi kemudian mengalami berbagai proses copy-editing pleh para sahabat, tabi’in, qurra’, otografi, mesin cetak, dan kekuasaan..”
-Luthfi As-Syaukani-

“Adakah Islam yang murni? Tidak ada. Karena dari sononya Islam adalah agama oplosan.”
-Muhammad Guntur Romli-

“Shadaqah ialah pemberian secara sukarela tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Ciuman dengan non mahram termasuk contohnya.”
-Ahmad Syukran Amin-

“Acapkali saya berpikir, memuja matahari itu jauh lebih penting, dari memuja selainnya. Dia selalu memberi kita pagi yang indah ini.”
-Saidiman-

“Fenomena jilbab di tempat umum adalah ‘mabok jilbab’.”
-Nong Darol Mahmada-

“Di dalam liberalisme politik terdapat liberalisme agama. Saya kira perjuangan JIL sebagian besar diarahkan pada isu ini.”
-Ulil Abshar Abdalla-

Oh, iya JIL itu apa ya? Kenapa sih kayaknya heboh banget? Nggak ada pembahasan laen apa?

Oke guys, penjelasannya kita sambung di episode-episode berikutnya ya. So, jangan sampai dilewatkan…

About these ads

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Mahasiswa STIDA Al Manar, Utan Kayu jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Bekerja sebagai guru Bimbel bid. Matematika di Bimbingan Belajar Clever. Merangkap juga sebagai Owner SETIA Distributor (facebook.com/setiabuku dan @SAdistributor) yang menjual buku-buku, terutama yang bertema keislaman.
  • cukup jelas sungguh menyesatkan

  • Sri Fatimah

    Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (Al Baqarah 2: 208)

Lihat Juga

Ustadz Yusuf Mansur (Foto: Republika.co.id)

Dihina, Ini Doa Ustadz Yusuf Mansur untuk Guntur Romli

Organization