Home / Berita / Nasional / BeIUC Menggalang Gerakan 1000 Jilbab untuk Indonesia

BeIUC Menggalang Gerakan 1000 Jilbab untuk Indonesia

Gerakan 1000 Jilbab. (@1000jilbab)

dakwatuna.com – Bekasi. Sudah menjadi fakta, bahwa Indonesia adalah negara dengan populasi beragama Islam terbesar di dunia. Begitu juga dengan jumlah penduduk yang berjenis kelamin perempuan. Seiring berjalannya waktu, kesadaran umat muslim di Indonesia khususnya perempuan meningkat dengan cepat. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya perempuan muslim di Indonesia yang mulai menggunakan jilbab, dari anak-anak, remaja, wanita dewasa, sampai ibu-ibu rumah tangga.

Dan pada bulan September 2012 ini, Bekasi Islamic Youth Camp (BeiUC), sebuah organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang seni dan kreativitas, akan menggalakkan sebuah gerakan bernama “1000 Jilbab Untuk Indonesia”. Gerakan ini berangkat dari kepedulian akan banyaknya perempuan muslim tidak mampu yang sangat ingin memakai jilbab, juga dalam rangka memperingati Hari Solidaritas Jilbab Sedunia pada 9 September lalu.

Gerakan ini akan dimulai di Bekasi, 23 September 2012 saat Car Free Day dengan membagikan jilbab gratis di sekitar Jl. Ahmad Yani. BeIUC berharap gerakan ini bisa terus menular ke daerah lain dan tidak hanya d Bekasi saja. Dengan semangat bahwa perempuan muslim Indonesia juga harus bisa berjilbab dengan layak, baik, dan benar seperti yang telah diperintahkan olehNya dalam Al-Qur’an.

BeIUC berharap semoga gerakan ini dapat menjadi inspirasi bagi aktivis muslim lainnya di Indonesia dan dapat member pengaruh positif terutama untuk perempuan muslim di Indonesia. (ist)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 7,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Rohingya

DPR Desak Pemerintah Indonesia Bersikap Tegas atas Insiden Kekerasan di Rohingya