Motivasi Jokowi Adalah Karier, Bukan Pengabdian
Rubrik: Daerah, Nasional | Kontributor: Tim dakwatuna - 18/09/12 | 10:32 | 01 Dhul-Qadah 1433 H
- 7 Komentar
- 7002 hits

dakwatuna.com – Jakarta. Ternyata motivasi Jokowi menjadi calon gubernur DKI Jakarta adalah ingin peningkatan karier. Hal itu tercermin dalam jawaban Jokowi atas pertanyaan Foke dalam debat Jakarta Memilih yang disiarkan langsung di salah satu TV Swasta hari Munggu pukul 19:00 (16/9/2012).
Fauzi Bowo menanyakan kata-kata manis Jokowi kepada rakyat Jakarta dan motivasinya menjadi cagub DKI. Menjawab pertanyaan itu, Jokowi mengatakan dirinya ingin meningkatkan karir.
“Pada saat Anda terpilih sebagai Wali Kota Solo Anda mengatakan kepentingan Warga Solo merupakan yang paling utama. Pada saat kita bertemu di Polda Metro Jaya, Anda juga mengatakan yang hampir serupa, Anda bilang kepentingan Jakarta dan warganya juga hal yang paling utama. Konflik batin apa yang terjadi pada diri Anda?” tanya Foke kepada Jokowi dalam debat tersebut, Jakarta, Minggu (16/9/2012).
Jawaban Jokowi tak langsung mengarah menjawab pertanyaan Foke. Namun, dia menyatakan niatnya menjadi cagub DKI dibolehkan oleh undang-undang dan merupakan upaya untuk peningkatan karir.
“Sebetulnya ini kan masalah UU, kalau memang UU tidak boleh mencalonkan diri saya tidak mencalonkan diri dari PDIP, tapi kan dibolehkan,” jawab Jokowi.
Tak puas dengan jawaban Jokowi, Foke terus mengejar. Dia kembali mengulangi pertanyaannya.
“Anda tidak menjawab pertanyaan saya, sebagai kawan kita boleh tahu kan,” ujar Foke.
“Kita ini bicara pemerintahan, ini kan proses pilkada, jadi ya tidak masalah. Lagi pula karir harus meningkat,” tutur Jokowi. (api/bisnis)
Redaktur: HendraTopik: Pemilukada DKI Jakarta
Keyword: abdi, Jokowi, karier, motivasi
Beri Nilai Naskah Ini:
- 7002 hits
- Tweet









