Home / Berita / Nasional / Yusuf Mansur Tolak Wacana Sertifikasi Ulama

Yusuf Mansur Tolak Wacana Sertifikasi Ulama

Yusuf Mansur. (wartakotalive.com)

dakwatuna.comPenolakan terhadap wacana sertifikasi ulama terus bermunculan. Setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI), penolakan juga disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Bulak Santri, Cipondoh, Yusuf Mansur.

“Persoalannya yang mengsertifikasi itu siapa, siapa sih yang pengen gelar manusia,” kata Yusuf Mansur saat ditemui usai menggelar Halal Bi Halal di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto Jakarta, Sabtu (15/9).

Menurutnya, sebutan ulama tersebut sebenarnya datang dari masyarakat yang dilekatkan kepada orang yang memahami, mengamalkan, dan mengajarkan agama Islam. “Menurut saya jadi masalah itu bukan minta pengakuan. Ulama itu dilekatkan.

Sertifikasi ulama ini diusulkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Ketua MUI Slamet Efendi Yusuf mengatakan, sertifikasi ulama merupakan bentuk fasisme gaya baru yang dicoba diterapkan oleh pihak-pihak tertentu.

Rujukannya adalah langkah yang sama di Malaysia dan Singapura. “Itu pemikiran fasis, otoriter, dan perlu ditertawakan di era demokrasi ini,” kata Slamet. (abu/jpnn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (17 votes, average: 9,47 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Udah seperti les komputer aja, dapat sertifikat. Lagian tolok ukurnya juga susah !!

  • Fath Aziz Oo Oo

    perlu ini sertifikasi ulama, khususnya buat para ustadz dan ustadzah yg gemar jadi selebriti muncul dilayar kaca yg dikontrak atau diundang dengan bayaran puluhan bahkan ratusan juta,… tujuannya agar masyarakat tahu tentang apakah layak atau tidak mereka mengambil ilmu dari para ustadz2 tersebut, bagi ustadz yg murni “akhirat oriented”, pasti ga perduli di cap ulama atau tidak, dibayar atau tidak, …..

Lihat Juga

Jenderal Gatot: TNI Titipkan Keutuhan NKRI Pada Para Ulama