Home / Berita / Silaturahim / Berbagi Berkah Ramadhan bersama TMMIN – TAM

Berbagi Berkah Ramadhan bersama TMMIN – TAM

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
(Devia)

dakwatuna.com – Jakarta. Jumat (10/8/12), PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT. Toyota Astra Motor (TAM) menggelar Santunan Anak Yatim dan Dhuafa bertempat di Alphard Hall Head Office (HO) Toyota daerah Sunter, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Acara ini dikoordinir oleh Badan Koordinasi Masjid Toyota (BKMT) yang memiliki visi tersendiri untuk berbagi kebahagiaan berkah Ramadhan bersama warga sekitar. Acara yang merupakan wujud kepedulian karyawan atas tanggung jawab moral untuk senantiasa berbagi apa yang didapat dan dirasakan selama kehadiran bulan suci Ramadhan, Alhamdulillah berjalan lancar dan harmonis. Para karyawan berupaya membersamai masyarakat dalam memaknai indahnya berbagi di bulan Ramadhan ini.

Sedikitnya ada 150 orang anak yatim dan dhuafa yang bergabung dalam acara tersebut. Mereka berasal dari berbagai yayasan, mulai dari Yayasan Utan Kayu, Asuhan Bu Iklimah, Panti Asuhan Yatim Aisiyah, Ustadzh Utan Panjang, Warakas Tanjung-Priok, Rawamangun, Yayasan Al-Muhajirin, Perum Klender, dan lain – lain. Sangat jelas terlihat kebahagiaan dari wajah anak – anak yang hadir, bagaimana mereka dibimbing dalam acara yang dikemas menarik melalui games – games lucu. Juga sinar kebahagiaan dari para hadiran lainnya. Tidak lupa pula kepedulian warga TMMIN – TAM untuk menyalurkan bantuan dana dalam mensupport keberlangsungan hidup dan untuk mengurangi penderitaan saudara – saudara muslim yang berada di Rohingya, Myanmar.

Sebelum berbuka, para hadiran dihidangkan dengan sajian taujih ringan yang disampaikan oleh Ust. Faishol Zainuddin, Lc, MA. Taujih yang bertemakan “Lebaran Tanpa Bangkrut” sangat mengena di hadapan para pendengar. Sang Ustadz yang dengan cairnya namun tetap serius memberikan imun bagaimana kita menyikapi komersialisasi Lebaran, agar kita tidak menghadirkan Hari Raya Idul Fitri nanti dengan hal – hal yang mubazir. “Idul Fitri adalah hari yang bersejarah bagi kaum muslimin, sudah sepantasnya umat Islam menyambutnya dengan sikap yang bersahaja dan tidak berlebihan, Ungkap Ustadz Faishol”.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Student of Universitas Bakrie, Accounting Study Program. Aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Aktivis LDK (Lembaga Dakwah Kampus) Basmala Universitas Bakrie. Member of Muamalah Community. Seorang hamba yang tidak sempurna namun selalu berusaha menjadi sempurna di mata Tuhan.

Lihat Juga

Khutbah Idul Fitri 1437 H: Nyalakan Iman Dalam Kehidupan, Refleksi Ibadah Puasa Ramadhan