Home / Berita / Nasional / Fraksi PKS: Polri Harus Kooperatif

Fraksi PKS: Polri Harus Kooperatif

Wakil Ketua Fraksi PKS, Almuzammil Yusuf. (fpks.or.id)

dakwatuna.com – Jakarta. Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf mengapresiasi keberanian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang menetapkan salah seorang jenderal bintang dua Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi simulator Surat Izin Mengemudi (SIM).

Jika Polri tak kooperatif, hal itu akan jadi preseden buruk bagi pemberantasan korupsi.

“Ini memang masuk dalam kewenangan KPK menyidik kasus korupsi yang dilakukan para penegak hukum, termasuk Polri,” kata Muzzammil melalui pernyataan tertulis, Selasa (31/7).

Muzzammil meminta Polri jangan menghalangi proses penyidikan yang dilakukan KPK. Polri sebaiknya menjaga wibawa penegak hukum dan menunjukan dukungannya dalam pemberantasan korupsi, termasuk di dalam lembaganya sendiri.

“Publik sudah tahu yang terjadi hari ini melalui media massa. Jadi jangan ditutup-tutupi,” ujar Muzzammil.

Muzzammil berharap semua pihak mendukung kinerja KPK dan jangan sekali-sekali melemahkan peran dan fungsi KPK, terutama fungsinya sebagai penyidik dalam kasus korupsi. Di sisi lain azas praduga tak bersalah juga harus diterapkan.

“Jika fungsi penyidikannya dihapuskan, maka KPK tidak akan lagi bertaji,” ujarnya. (Metrotv/OL-9/MICOM)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sikap PKS Terkait Kekerasan yang Menimpa Etnis Rohingya