11:25 - Kamis, 20 Juni 2013

Palestina Kecam Capres AS yang Menyatakan Al-Quds Ibu Kota Israel

Rubrik: Asia | Kontributor: Tim dakwatuna - 31/07/12 | 09:00 | 13 Ramadhan 1433 H

Ilustrasi – Al-Quds, Palestina (inet)

dakwatuna.com – Tepi Barat. Pernyataan calon presiden Amerika Serikat, Mitt Romney bahwa Yerusalem (Al-Quds, red) ibu kota Israel, mendapat kecaman dari publik Palestina. “Yerusalem menjadi ibukota Israel sama sekali tidak dapat diterima,” kata pejabat senior Palestina, Saeb Erekat seperti dilansir AP, Senin (30/7).

Ia menjelaskan, rakyat Palestina menginginkan untuk membangun ibukota di Yerusalem bagian timur, yang diduduki Israel pada aneksasi 1967. Mayoritas negara di dunia, termasuk Amerika Serikat, tidak mengakui aneksasi tersebut.

Alasan itu pula, AS dan negara-negara lain tetap mempertahankan kedutaan mereka di Tel Aviv.

Erekat mengatakan, dukungan Romney pada pemindahan ibukota Israel ke Yerusalem itu mencederai kebijakan AS yang telah bertahan lama. Ia menilai, pernyataan capres dari Partai Republik itu merupakan bentuk dukungan terhadap penjajahan dan agresi. (Ajeng Ritzki Pitakasari/Adi Wicaksono/ROL)

Redaktur: Hendra

Topik:

Keyword: , , , , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (5 orang menilai, rata-rata: 7,40 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://www.facebook.com/toto.sugiyanto1 Toto Sugiyanto

    Mitt Romney mengatakan demikian karena dirinya masih keturunan yahudi dan menginginkan dukungan dari orang yahudi di amerika supaya terpilih menjadi presiden amerika mendatang,tetapi jangan hawatir banyak orang amerika yang paham dengan Al-Quran dan Islam.

Iklan negatif? Laporkan!
80 queries in 0,695 seconds.