Home / Ramadhan / Konsultasi Zakat / Anak Yatim Bukan Mustahik

Anak Yatim Bukan Mustahik

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
(Dok. DPU DT Yogyakarta)

dakwatuna.com

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Wr Wb

Ustadz, kenapa di dalam Al-Qur’an anak yatim tidak termasuk kategori mustahik zakat. Mohon penjelasannya.

Terima Kasih

Sumarna, Parung Panjang

Jawaban:

Wa’alaikumsalam Wr Wb

Saudara Sumarna yang dirahmati Allah swt. Berdasarkan Al-Qur’an surah At-Taubah ayat 60, anak yatim tidak termasuk ke dalam kelompok mustahik zakat, karena terkadang ada anak yatim yang memiliki harta warisan yang cukup banyak dari peninggalan orang tuanya. Nabi SAW pernah menyuruh seorang wali (yang mengurus harta anak yatim) untuk memproduktifkan harta anak yatim agar harta tersebut tidak habis begitu saja gara-gara dikeluarkan zakatnya.

Namun jika anak yatim itu miskin, tentu saja dia berhak menerima zakat karena kemiskinannya, bukan karena keyatimannya. Memberi anak yatim tidak hanya terbatas dari dana zakat, akan tetapi bisa dari dana lainnya, seperti infak atau sedekah. Jangan sampai terjadi gara-gara dana zakat habis, hidup anak yatim telantar. Banyak ayat dan hadits yang memberikan kabar gembira buat orang yang suka memelihara, memperhatikan, dan mengurus anak yatim. Sebaliknya banyak pula ayat dan hadits yang memberikan peringatan keras terhadap orang yang suka menghardik atau tidak memperhatikan anak yatim. Wallahu A’lam.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,40 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Prof. Dr. Muhammad Amin Suma, SH., MA., MM.

Lihat Juga

gadget

Anak-Anak di Era Digital dan Media Sosial