Home / Berita / Nasional / Wakil Sekjen MUI Imbau Para Ustadz jangan Komersilkan Dakwah

Wakil Sekjen MUI Imbau Para Ustadz jangan Komersilkan Dakwah

Wakil Sekjen MUI Pusat Zainut Tauhid Saadi. (Islahuddin/merdeka.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Maraknya ustadz dan dai berdakwah pada bulan Ramadhan ini dia berbagai media massa seperti mencitrakan bahwa penceramah agama itu layaknya selebritas.

Terlepas plus minusnya semarak syiar Islam itu dikhawatirkan terselip jebakan komersialisasi dakwah yang membuat isi ceramah hanya menjadi tempelan belaka.

“Semuanya kembali kepada orangnya masing-masing. Kalau tarif dakwah mereka itu memang sesuai standar di televisi komersial ya silakan, tetapi kalau tarif itu juga diterapkan untuk masyarakat umum kan berarti sudah terjadi komersialisasi dakwah,” cetus Wakil Sekjen MUI Pusat, Zainut Tauhid, Sabtu (28/7), sebagaimana diberitakan Media Indonesia.

Mantan Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) ini mengemukakan fenomena gaya hidup para ustadz muda saat ini yang aktivitas dakwahnya terkesan glamour dan demonstratif.

Apalagi mereka sering diekspose media televisi sehingga tidak memberikan pendidikan (tarbiyah) yang baik kepada umat.

Padahal masih banyak umat yang hidup di bawah kemiskinan. Jadi alangkah eloknya mereka menghindarkan hal-hal yang tidak perlu harus diketahui oleh umat, seperti misalnya hobi tentang mengendarai mobil mewah, moge (motor gede), menembak dan sebagaiknya.

Tambah lagi, kata dia, mereka mematok tarif sangat tinggi dan bahkan ada yang meminta uang di muka terlebih dulu.

“Astaghfirullah, sungguh sangat naif sekali. Semoga kita semuanya ingat tentang ayat Alqur’an,”papar Zainut.

Ia berpendapat keteladanan, kepeloporan tidak harus dalam hal kemewahan, konsumeristik, hedonistik namun dalam kebersahajaan, kesederhanaan dan perilaku yang terpuji juga bisa menjadi daya pikat untuk kawula muda.

“Islam tidak melarang orang kaya dan menikmati kekayaannya tetapi jangan sampai berlebihan sesuai dengan kepatutan,” tegasnya. (Bay/OL-8/MICOM)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

MUI Mengutuk Keras Pelaku Peledakan Bom Molotov di Depan Gereja Samarinda