Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Dan Aku Cemburu

Dan Aku Cemburu

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (desainkawanimut.com)

dakwatuna.com
Aku cemburu…
Aku cemburu Pada kehanifanmu
Yang karenanya selalu membuatmu terjaga
Dari banyaknya godaan dunia yang semu…

Aku cemburu Pada ketaatanmu
Yang dengannya telah mendekatkanmu
pada cinta Rabb-mu

Aku cemburu pada setiap langkah tegasmu
Dalam meredam segala godaan hawa nafsu
Yang datang dari berbagai penjuru di setiap waktu

Aku cemburu pada pemahamanmu akan ilmu
Dan ayat-ayat yang telah diturunkan Rabb-mu
Yang banyak darinya telah kau amalkan dalam keseharianmu

Aku cemburu pada banyaknya gerak dakwahmu
Yang kau jalani di setiap detik yang kau lewatkan dalam kehidupanmu…

Aku cemburu pada setiap tegur sapa lembutmu
Yang menyebar cinta pada setiap mereka yang ada di sekitarmu

Sehingga tak ada waktu yang kau lewati dengan merasa sepi dan sendiri…
Sehingga tak pernah hadir sangka dalam hubunganmu terhadap sesama…

Aku cemburu ingin menjadi sepertimu
Dan ingin menjadi lebih baik darimu
Di pandangan Rabb ku…

SALAHKAH AKU???
Aku cemburu dan teramat sangat cemburu
Jika tak mampu bersaing denganmu dalam merebut cinta Rabb ku…

Aku cemburu dan teramat sangat cemburu
Jika Rabb ku berpaling dariku
Karena ada yang lebih baik dibanding diriku…

Wahai Rabb yang jiwaku ada dalam genggamanMu
Jadikanlah kecemburuanku sebagai motivasi untukku dalam bergerak untuk meraih cinta Mu, mengais ridhaMu

Karena aku tidak mau menjadi yang tertinggal
Karena aku tidak mau menjadi yang terbelakang
Karena aku ingin di hari akhir nanti, Kau panggil aku dari golongan Kanan…

Duhai Rabb yang menguasai seluruh kehidupanku
Yang dalam kuasa-Mu lah hidup dan matiku
Sungguh cukuplah Engkau sebagai saksi
Di mana pada hari ini, aku ikrarkan janji
Akan kembali berlari menuju cintaMu yang hakiki…

Ba’da Isya
Dalam renunganku atas cemburuku…

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (30 votes, average: 9,37 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Farah Satar
Terlahir di Jakarta pada tahun1980, sebagai anak tengah dari 8 bersaudara, ibu rumah tangga yang sangat tertutup dan menyukai dunia tulis, namun demikian dari beberapa tulisan yang ana miliki, hanya 1 yang ana kirimkan ke FLP Saudi Arabia dan di bukukan dengan beberapa penulis lainnya (Projek Nulis Buku Bareng, judul Antologi CUS - Curhat Untuk SBY), semoga untuk selanjutnya ana memiliki lebih banyak kemampuan untuk berkarya lewat aksara, dan memiliki keberanian untuk mengirimnya ke berbagai ajang dalam dunia tulis, aamiin.

Lihat Juga

(baitulmaqdis.com)

Cemburu dan Cinta di Sebuah Negeri