02:56 - Selasa, 23 Desember 2014
Salsabila Althafunnisa

Untukmu yang Karena Allah Aku Mencintaimu

Rubrik: Puisi dan Syair | Oleh: Salsabila Althafunnisa - 26/07/12 | 11:30 | 08 Ramadhan 1433 H

Ilustrasi (kawanimut)

dakwatuna.com
Bismillaah…
Duhai ikhwan yang kelak kau ada di sisiku setiap saat…
Ketika menuliskan ini sungguh aku bercucuran air mata dari telaga di sudut-sudut mataku, karena baru kali ini aku menulis dengan membawa segenap hatiku ke dalamnya,

karena baru kali ini aku menulis dengan penuh cinta dan kasih yang amat terasa,
karena baru kali ini aku beranikan diri untuk mengungkapkan segalanya kepadamu,
karena baru kali ini aku sengaja membuat tulisan yang aku ingin kau membacanya,
karena baru kali ini butiran cintaku tak kuasa terbendung ketika aku ingat perjalanan kita,
dan karena baru kali ini aku menulis untuk seorang ikhwan…

Duhai ikhwan yang karena Allah aku mencintaimu,
Aku adalah akhwat yang kelak kau bimbing dalam langkah-langkah menujuNya..
Aku adalah akhwat yang kelak menjadikanmu teladan dalam keseharian..
Aku adalah akhwat yang kelak ada dalam suka dan dukamu..

Duhai ikhwan yang karena Allah aku merindukanmu,
Darimu aku belajar tentang kesabaran, saat dalam penantian akan dirimu..
Darimu aku belajar tentang keikhlasan, saat aku menerima segala yang ada dalam dirimu tanpa aku rencanakan sebelumnya..
Darimu aku belajar tentang kedewasaan yang sesungguhnya, saat kita menapaki titian pernikahan ini..
Darimu aku belajar tentang pantang menyerah, saat kita melalui hari-hari penuh cobaan akan penantian yang sungguh terasa panjang ini..

Ya mujahidku, penantian ini, bagiku adalah penantian yang begitu panjang dan penuh liku..

Di dalamnya terdapat onak dan duri yang senantiasa menghiasi perjalanan kita, sehingga aku harus menjadikan hatiku seperti telaga yang airnya tak pernah habis, agar kesabaranku pun tak ada habisnya..

Di dalamnya terdapat senyum dan tawa yang melengkapi keindahan penantian ini, sehingga aku harus ekstra dalam menambah cintaku padaNya agar aku senantiasa melantunkan syukur dalam doa-doa yang kupanjatkan..

Di dalamnya terdapat sakit dan tangis yang menambah matang kedewasaan kita, sehingga aku harus meninggikan keikhlasan yang kupunya dan memusnahkan egoku agar kita tak sama-sama menjadi api dalam waktu bersamaan..

Duhai ikhwan yang tatapannya meneduhkan hati,
Ada kalanya aku lelah, tapi aku tau lelah yang kurasa tak selelah perjuanganmu..

Ada kalanya aku ingin marah, tapi aku sadar bahwa marahku hanyalah keinginan seorang anak-anak yang ingin kau perhatikan dan untuk itu aku harus memperhatikanmu lebih dulu..

Ada kalanya aku ingin kau pahami, tapi aku tau kau selalu berusaha memahami diriku bahkan lebih baik dari yang kupinta padamu..

Ada kalanya aku ingin menangis, tapi terkadang aku menyembunyikannya karena aku tak ingin kau dipusingkan dengan tangisanku..

Ada kalanya aku akan membuatmu merasa sedih, sungguh bukan karena aku ingin menyakitimu tapi aku ingin kau mengetahui segala hal tentang diriku tak hanya soal bahagiaku tapi juga sedihku..

Ada kalanya aku kau anggap begitu tak peduli, bukan sama sekali, aku sungguh peduli tapi aku mungkin tak tau cara seperti apa yang dapat kugunakan untuk mengungkapkan kepedulianku itu, maka kumohon ajari aku akan hal itu..

Ada kalanya aku menangis dan tak mengakuinya padamu, ketahuilah aku menangis bukan karena aku lemah, tapi aku manusia yang berperasa, dan dengan menangis aku merasa  lebih tenang dan nyaman, maka genggam tanganku dan izinkan aku menangis di pelukanmu karena itu membuatku jauh lebih tenang ..

Ada kalanya aku kau anggap begitu kekanak-kanakan, bukan sama sekali, aku tak ingin menjadi anak-anak seperti yang kau katakan, tapi aku sedang mencoba masuk ke dalam dirimu dengan cara yang kupunya karena aku tau kau begitu menyukai anak kecil..

Bahkan ada kalanya aku yang membuatmu begitu marah, tapi kumohon saat itu nasehati aku dengan penuh hikmah, bukan dengan terpaan tanda seru yang menghujam, karena sungguh aku pun memiliki sifat wanita yang lemah pada kelembutan..

Duhai ikhwan yang senantiasa memancarkan mahabbah untukku,
Ketika kau tengah bercerita dengan penuh gelora, mungkin aku akan diam saja mendengarkan, bukan tak mau menanggapi ceritamu atau menganggap ceritamu tak menarik, tapi karena aku seorang yang dilatih keahliannya dalam mendengarkan dan saat itu aku ingin membiarkanmu meluapkan keceriaanmu yang memang begitu kurindukan..

Ketika aku hanya ingin menceritakan hal-hal yang ringan, bukan karena aku tak mau berdiskusi denganmu, tapi karena aku seorang yang dilatih kecerdasannya dalam memahami apa makna dari sikap dan air muka seseorang dan saat itu aku melihatmu tengah penat..

Ketika aku tersenyum menatapmu dengan tatapan sedikit sayu dan bersandar di bahumu, bukan karena aku memintamu memanjakanku, tapi karena aku ingin sekadar menekankan bahwa kini kau juga punya aku di sisimu..

Ketika aku bertingkah layaknya anak kecil, bukan karena aku ingin kau perhatikan, tapi aku ingin membiarkanmu sedikit terlena  dalam kemanjaan dan keceriaanku yang tak mungkin kau dapatkan di medan perjuangan dan sekadar untuk melepaskan beban pikiranmu..

Ketika aku tak berterus terang akan sakit yang tiba-tiba muncul di tengah pekatnya malam, bukan karena aku tak mau jujur padamu, tapi karena aku ingin kau tetap terlelap dalam tidurmu yang nyenyak agar kau tidur cukup dan tidak lelah ketika menjalankan qiyamul lail..

Duhai ikhwan yang karena Allah aku ingin menjadi pendampingmu,
Sungguh ikhwanku, ada banyak hal yang kulakukan yang mungkin kau tak memahaminya karena aku melakukannya dengan caraku sendiri,
bukan dengan caramu, maka kuminta kau sabar karena saat itu sebenarnya aku tengah mempelajari dirimu agar dapat melakukan hal-hal tersebut dengan cara yang kau inginkan..

Salsabila Althafunnisa

Tentang Salsabila Althafunnisa

Salsabila Althafunnisa adalah nama pena dari Eka Hertika Rizky, putri pertama pasangan Didik Boediarto dan Mimin Kusmini. Perempuan berusia 21 tahun ini kini menetap di Bandung dan sedang menjalankan studinya… [Profil Selengkapnya]

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Topik:

Keyword: , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (35 orang menilai, rata-rata: 9,06 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://www.facebook.com/baharuddin.ruhu Baharuddin Ruhu

    pls sharing information about tips religious

  • http://www.facebook.com/baharuddin.ruhu Baharuddin Ruhu

    Cinta adalah potongan energi yang mutlak dimiliki oleh setiap makhluk,yang merupakan kebutuhan dasar oleh pemiliknya.Percaya atau tidak, pengalaman empiris dan naluri instinkku mengatakan bahwa cintalah sebagai pendobrak atas seluruh alam terutama dunia maya.Sehingga orang terkadang mengatakan cinta adalah segalanya, iakah?????
    Realisasi cinta seorang gadis: Ia menangis karena ketemu dengan seorang pemuda idaman tapi,pemuda itu menghilang tanpa jejakkemana rimbanya atau tidak konsistennya dalam menyatakan cintanya kepada sang gadis,maka gadis itu menangis, memberontak dan sakit hati.
    Demikian juga sebaliknya,Ataukah seseorang senang,gembira,bahagia bahkan ia sempat mengatakan sungguh bahagianya aku mendapatkan sesuatu yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata.Maka dari pengalaman tersebut memberikan inspirasi teka-teki ininkah model cinta yang diperebutkan banyak orang?????.Aku mencoba menebaknya dan mengatakan ‘TIDAK’ ini langgeng, ini hanya cinta fatamorgana,benarkah????. lalu yang manakah ‘CINTA” abadfi? penulis menunggu pencerahan dan inspirasi tentangnya segoma cinta Ramadhan sellalu exist..

  • http://www.facebook.com/pejuang.cinta.370177 Denz Aquarius

    Sungguh kata-kata yang sangat menyentuh hati,,,,,,

    pada hakikatnya dalam diri manusia terdapat dua cinta yang hakiki yaitu
    yang pertama cinta Allah kepada hambanya dan cinta orang tua kepada
    anaknya,,,

    Cinta Allah itu adalah cinta yang tidak terbatas. Hakikat dan besarnya
    tidak bisa dipersamakan dengan kasih sayang siapa pun. Allah SWT
    berfirman, ”Rahmat (kasih sayang)-Ku meliputi segala sesuatu.” (QS
    Al-A’raf [7]:156).

    begitupun dengan cinta orang tua,,,

    cinta kepada lawan jenis terkadang selalu diawali dengan ketidak pastian
    dan ketakutan sebab sikap manusia tidak terlepas dari khilap yang
    membuat diri merasa sedih,,,

    akan tetapi apabila cinta yang didasari atas keimanan yang kuat
    semata-mata menjalani cinta karena ingin bisa dekat dengan sang khalik
    maka dalam setiap langkah nya akan selalu berada dalam lindungan dan
    bimbingan Allah SWT,,,,

    karena dalam Al-qur’an Allah SWT berfirman :

    “katakanlah: Jika memang kamu cinta kepada Allah, maka turutkanlah aku,
    niscaya cinta pula Allah kepada kamu dan akan diampuni Nya dosa-dosa kamu.
    Dan Al­lah adalah Maha pengampun lagi Penyayang.” (ayat 31).

  • MINHAJ

    Jika Hatimu merindukan seseorang…
    Pejamkan Matamu dan Katakan…
    Yaa Allah Ya Robby…
    Aku merindukannya karena-Mu
    Ya Illahi…
    Jauhkanlah aku dari perkara yang bisa membuat aku lupa kepada-Mu..
    Aku semakin mengerti bahwa jarak ini bukan untuk menghukumku..
    Tapi Jarak ini untuk Menjaga aku dan dia..

    subhanallah aku suka dengan kata2 yang terlontar darimu sehingga menjadi tulisan yang begitu indah ….
    q berharap dalam untaian doaku semoga illahi robby dzat pemilik hati dan yang telah mengisinya dengan cinta …
    semoga ilahi robb …
    mempertemukanmu dengan pangeran yang akan menjadi imam dan yang akan membimbingmu kejalan yang seklalui diridhoi dan dirahmati oleh ALLAH SWT.
    Amin Ya Robb….

    AKU SUKA TULISAN N KATA2MU

  • http://www.facebook.com/gelatik.berdarahbiru Gelatik Berdarah Biru

    “Cinta
    adalah melepaskan apa yang dimiliki seseorang kepada Kekasih (Allah)
    meskipun ia besar; dan menganggap besar apa yang diperoleh kekasih,
    meskipun itu sedikit.”

  • Defri Maulana

    JIKA AKU JATUH HATI……

    Bismillahhirohmanirohim…..

    Ya
    Allah….. jika aku jatuh cinta, cintahkanlah aku pada seseorang yang
    merindukan cintanya padaMu… agar bertambah kekuatanku untuk mencintai
    Mu.

    Ya
    Muhhaimin….. jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati
    seseorang yang hatinya tertaut pada Mu, agar tidak terjatuh aku dalam
    jurang cinta nafsu….

    Ya Rabbanaa…. jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar aku tidak berpaling daripada hati Mu…

    Ya Rabbul Izzati….. jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang, yang merindui syahid dijalan Mu….

    Ya
    Allah… jika aku menikmati cinta kekasih Mu, janganlah kenikmatan itu
    melebihi kenikmatan indahnya, bermunajat di sepertiga malam terakhir
    Mu…

    Ya
    Allah….. jika aku jatuh hati pada kekasih Mu, janganlah aku tertatih
    dan terjatuh, dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada Mu..

    Ya
    Allah…. jika Engkau halalkan aku merindui kekasih Mu, jangan biarkan
    aku melampaui batas, sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu
    abadi hanya kepada Mu….

    Amin, Amin ya robbal Alamin………

Iklan negatif? Laporkan!
83 queries in 1,719 seconds.