Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Sajak Pemuda yang Bersahaja

Sajak Pemuda yang Bersahaja

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Dulu sebelum aku dewasa saat masih di pangkuan bunda
Bunda cerita bahwa ada kisah seorang pemuda bersahaja
Dengan pandai bercerita ia rangkai semua kata
Membawaku pergi ke alam tak nyata

Kini ku telah benar-benar dewasa, lalu ku coba cari berita
Berita akan adanya seorang pemuda yang bersahaja
Yang tak pernah takut akan derita
Membawa sifat Tuhan di manapun ia berada

Namun ada ragu dalam dada, apakah ia hanya ada dalam cerita
entah mengapa aku begitu jatuh cinta
pada sosok yang sering di ceritakan bunda
SAJAK PEMUDA YANG BERSAHAJA

Ku menagih janji pada bunda, tentang cerita yang selalu ia bawa
Bicaranya singkat kata, lalu diam tak berdaya
Tak lama bunda berhasil merangkai kata, wajahnya kembali ceria
kemudian bunda memberi sebuah makna

“Anakku yang telah tumbuh dewasa, tetaplah kau menjadi pemudi yang bersahaja, karena tidak ada pasangan yang lebih baik selain pemuda yang bersahaja pula untukmu”.

Bandung 16 juni 2012

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 7,25 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Devy Dede Rahmah
Mahasiswi semester 5 jurusan psikologi UNISBA yang bercita cita menjadi seorang penulis best seller.

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Pemuda Investasi Bangsa