Home / Pemuda / Essay / Berdoa Kok di FB?

Berdoa Kok di FB?

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.comSejak berjamurnya Account social seperti Facebook, Twitter, Friendster and other networking. Banyak hal bisa diamati terutama terjadinya tingkat kenarsisan, suka pamer, sering mengeluh dan berdoa di tempat yang salah. Bagaimana tidak salah!!! Coba kita amati terutama FB and twitter betapa banyak pengguna account salah mengguna wall/tweet mereka sebagai tempat berdoa, bukankah agama “Islam”? Telah mengatur Waktu-waktu untuk berdoa mustajab. Antara lain:

“Pada bulan Ramadhan, terutama pada malam Lailatul Qadar, Pada waktu wukuf di ‘Arafah, ketika menunaikan ibadah haji, Ketika turun hujan, Ketika akan memulai shalat dan sesudahnya, Ketika menghadapi barisan musuh dalam medan peperangan, Di tengah malam, Di antara adzan dan iqamat, Ketika I’tidal yang akhir dalam shalat, Ketika sujud dalam shalat, Ketika khatam (tamat) membaca Al-Quran 30 Juz, Sepanjang malam, utama sekali sepertiga yang akhir dan waktu sahur, Sepanjang hari Jumat, karena mengharap berjumpa dengan saat ijabah (saat diperkenankan doa) yang terletak antara terbit fajar hingga terbenam matahari pada hari Jumat itu, antara Zhuhur dengan ‘Ashar dan antara ‘Ashar dengan Maghrib, Pada waktu pengajian (belajar) di suatu majelis dan Pada waktu minum air zam-zam”

Tempat-tempat baik untuk berdoa “Di kala melihat Ka’bah, Di kala me1ihat masjid Rasulullah Saw, Di tempat dan di kala melakukan thawaf, Di sisi Multazam. Di dalam Ka’bah, Di sisi sumur Zamzam, Di belakang makam Ibrahim, Di atas bukit Shafa dan Marwah, Di ‘Arafah, di Muzdalifah, di Mina dan di sisi Jamarat yang tiga, Di tempat-tempat yang mulia lainnya, seperti di Masjid dan tempat-tempat peribadatan lainnya.

Nah seperti dijelaskan di atas jelas bahwa tempat dan waktu mustajab berdoa, bukan saat buka Facebook/twitter, sebaiknya social networking dimanfaatkan sebagai tempat berbagi informasi bersifat memotivasi bukan bersifat keluh kesah. Karena Allah tidak menyukai hamba yang suka mengeluh.

Dan tanpa kita sadari, kita lebih banyak mengadu masalah di efbe dari pada mengadu kepada ALLOH Subhana Wa Ta’ala, lebih mengutamakan update status daripada shalat dan dzikir kepada ALLOH Subhana Wa Ta’ala.

Hendaknya kita mengeluh di tempat yang tepat yaitu tempat memberi ketenangan diri seperti dijelaskan dalam al-Quran “Sesungguhnya aku mengeluhkan keadaanku dan kesedihanku hanya kepada Allah,“ (Qs. Yusuf: 86)”, Saudaraku, mengeluhkan penderitaan hanya kepada Allah SWT adalah bagian dari kesabaran.

Menurut pengamatan ternyata social networking merupakan wadah paling empuk bagi seseorang untuk mengeluh, pamer, galau, nasris dan berdoa di tempat yang salah. Ada berbagai varian doa yang tertulis dalam Facebook, bahkan bingung juga apakah benar-benar berdoa atau mengeluh dengan cantik. Bukan tidak boleh dan melarang teman berdoa lewat Facebook atau twitter, bahkan Islam memperoleh kita berdoa dimana dan kapan pun kecuali di toilet/kamar mandi. Tetapi akan lebih elok dan berkah doa yang kita untaikan di tempat-tempat telah dicontohkan Rasulullah SAW seperti paparan di atas. Jangan sampai doa di publish jadi bahan guyonan, ingin diketahui publik dan ajang narsis.

Hal seperti itu takutnya akan berdampak pula dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi manusia  tidak disukai atau dijauhi oleh teman, relasi dan keluarga. Bagaimana bisa dijauhi? Ya iyalah siapa juga mau bertemen dengan orang yang suka mengeluh, pamer, galau dan narsis. Sebelum itu benar-benar terjadi dalam kehidupan kita, mari account social dimanfaatkan, dipergunakan, dikelola sebagai ajang silaturahim.

Berikut contoh doa kopas (copy paste) status teman FB “Ya Allah…jika Canon EOS 7D layak untukku…dekatkan ia… dan jika Engkau tambahkan lensa EF-S 15-85mm IS juga tak apa, dengan senang hati ya Allah… amiiin… nuhun buat yang udah ikut mengAminkan… :) hehe”.  Coba teman analisis dan amati doa tersebut di antara berharap dan bercanda. (masih banyak lagi doa’-doa diungkapkan lewat FB/Twitter antara galau, narsis dan bercanda).

Yuk ukhti wa ikhwan jangan sampai kita terikut pula dengan behaviour seperti itu suka mengeluh dan berdoa di tempat yang salah. Dan mari kita pergunakan account social untuk menebar semangat, kebaikan, menebar syukur, silaturahim dan taujih bukan menebar keluh kesah, galau dan narsis tiada ujung. Status tertulis bukan mendapat solusi kongkret malah sebaliknya diguyonin dan diketawakan dengan tujuan tidak jelas.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (261 votes, average: 8,92 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Sholiat Alhanin
Alumni Unpad dan UGM. Berprofesi sebagai Dosen, Penulis Lepas dan Penyiar
  • Memang benar..tpi tak ada salah jg…kita berdoa..krn kita tdk tahu dri mulut siapa doa itu akan dkabulkan oleh Allah…tmpat mana pun kta bisa berdoa kecual kamar mandi dan toilet..

  • Robby Karman

    hehehe.. siapa ya yang pas kemarin mau pilgub banyak berdoa di fb?

  • koreksi, bukan maka Ibrahim, tapi maqom Ibrahim. kalau makam, ntar banyak yang ngira itu kuburan

  • selama yg dishare dan dipostin adlh kebaikan, insyaAllah mendptkn balasan kebaikan pula…

  • mAAF sayaa , slah satu dari orng tersebut , akan tetapi ad beberapa halknp mereka , ad menulis aduan tersebut , Alhamdullilah , sebelum saya tulis biasa saya ud adu kan pada Rabb, knp sya tulis , krn sya ingin mengingatkan utk diri saya sendiri, n terkadang saya jadikan panutan utk komitmen saya. Kita tidak pernah tahu apa isi hati orng lain . Maaf, sedikit tdk nyaman atas komen, hanya ingin sampaikan aj alasan na aj. Insya ALLAH. mmmm

    ^__^ Ramadhan Karim

  • menurutku ga ada salahnya…..toh itu kan tujuannya biar diamini byk org n di doakan byk org…..apa menurut anda org yg berdoa berjamaah? setiap org pny cara u menyampaikan apa yg mereka pikirkan dan bagiku itu wajar…selama ga mendzalimi org lain….

  • mnurutku memang dmikian,tempat mengadu,mengeluh,berdoa bukanlah di FB tapi kepada allah pada tempat dan jam”yang tlah di tentukan seperti tertulis di atas…..saya amat jempol dengan cuplikan dawah di atas….jazaakumullah bikhoeeer

    • anda ketik huruf allah …..(pakain huruf kecil) bagaimana anda mau menghargai ALLAH …..???

      • masori

        Betul tu…

  • ‎”Qolallohuta’ala fil qur’anil karim Bismillahirohmanirrohim Fadzkurulloha qiyamaw wa qu’udaw wa’ala junubikum” (An-Nisa 103) ingatlah padaKu kata Allah pada waktu beridiri, duduk dan berbaring, setidaknya dengan membuat status doa di fb maka pikiran dan hati kita tetap ingat pada Allah. Perkara dia narsis, pamer, riya itu adalah urusan makhluk dengan Kholik, jagalah hati dengan selalu berbaik sangka insya Allah maslahat. Tapi dengan catatan doa yang di post kan adalah doa2 yang baik dan tidak ada unsur mempermainkan doa seperti contoh di atas. Wallohu’alam…wasalam alfaqir

    • betul

      • masori

        100% Setuju….Perkara dia narsis, pamer, riya itu adalah urusan makhluk dengan sang Penciptanya.

    • betul

  • “…Berikut contoh doa kopas (copy paste) status teman FB “Ya Allah…jika
    Canon EOS 7D layak untukku…dekatkan ia… dan jika Engkau tambahkan lensa
    EF-S 15-85mm IS juga tak apa, dengan senang hati ya Allah… amiiin… nuhun
    buat yang udah ikut mengAminkan… :) hehe”. Coba teman analisis dan
    amati doa tersebut di antara berharap dan bercanda. (masih banyak lagi doa’-doa diungkapkan lewat FB/Twitter antara galau, narsis dan bercanda)…”

    lalu untuk apa anda membuat account FB??

    berdakwah, berteman, mengkaji islam, dll??? apakah pantas berteman,
    mengkaji islam, berdakwah lewat FB???apakah pantas berdoa lewat FB??
    apakah pantas berdoa di dalam buku-buku doa, majalah, koran, dll??
    apakah pantas menuliskan kalam-kalam Allah di internet?? apakah pantas
    mengucapkan “Assalamu’alaikum” (yg juga doa) di FB, HP, Majalah, Dll???

    Anda dan manusia pada umumnya tidak dapat melihat, men-judge, dan
    mengetahui isi hati manusia.. Hanya Allah Yang Maha Tahu. Kenapa anda
    menyalahi orang-orang yang berdoa kepada Allah melalui media FB, padahal
    mungkin itu salah satu cara mereka untuk saling mengajarkan kebaikan,
    mengajarkan orang lain untuk saling berdoa, membuat orang yang
    men-Aamiin kan mendapat pahala, dan lain-lain, hanya kita saja yang
    tidak tahu niat orang lain..

    Mari kokohkan niat menyebarkan kebaikan, mngingatkan untuk selalu berbuat baik..

    Maaf jika offense..

    Wassalamu’alaikum

    • Werdys Kalbary

      menurut saya tak ada salahnya berdoa seperti itu di fb, bukankah orang
      yang berdoa itu adalah orang yang punya pengharapan yang baik?, masih
      bersyukur karena dia minta kepada Allah, bukannya kepada setan dan jin.Menurut
      saya berdoa yang baik-baik di fb boleh-boleh saja, karena boleh jadi
      manfaatnya bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga buat teman2nya
      yang lain yang membaca doa tersebut di wallnya.Wallahu alam :)

  • karena manusia lebih memilih simpati orang lain daripada jawaban tuhan itu sendiri

    • ivan zaid

      alasan yang bagus itu,,,

  • Apa semua doa yg tertulis di FB, seperti diatas????
    Kalau semua doa tertulis seperti diatas, tidak perlu ditulis di FB, karena sifatnya lebih pribadi dan ini untuk menghindari pemikiran jelek dari orang2 yang membacanya.
    Tapi kalau doa itu untuk mengajak kebaikan, saling mengingatkan, saling menyayangi sesama dan saling mendoakan (terutama di akun para ustadz yg ada dan juga akun spesifik lainnya)…..dimana letak salahnya????
    Kita tidak tau, kapan dan dimana doa kita dikabulkan, dan kita tidak tau juga dari doa yang mana yang dikabulkan. Kepedulian kita terhadap sesama dan ikut mendoakannya adalah lebih bermanfaat daripada diam dan hanya berdoa untuk diri sendiri. Karena tidaklah seorang muslim dikatakan mukmin bila dia tidak pernah mendoakan muslim yang lain, dan ALLAH sangat menyukai seorang muslim yang mendoakan dan membantu saudaranya.

    • AhmadSani123

      ane rasa ‘doa’ yg dimksd ibu pengetik adalah mengeluh tentang mslh pribadi di fb

    • Ngeluh kok di FB. kekekekek :D

  • ivan zaid

    saya sangat setuju dengan artikel ini kalau ditujukan untuk orang2 yang suka berdo’a untuk kepentingan pribadi,,, alangkah lebih bagusnya kalau kita punya niatan atau do’a kita pribadi hanya kita dan ALLAH saja yang mengetahui,,, tidak perlu dipamer2kan kepada orang lain,,, kecuali kita berdo’a untuk saudara2 kita umat islam,,, saya rasa itu tidaklah menjadi masalah,,, karena semakin banyak yang meng-aamiini,, semakin cepat pula do’a kita dijabah,,, saya mohon tidak ada yang salah paham akan maksud dari saudari kita ini yang telah membuat artikel sebagus ini,,, kaji dahulu sebelum anda berkomentar,,, Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh,,,

  • ijin share y bu….

  • Werdys Kalbary

    menurut saya tak ada salahnya berdoa seperti itu di fb, bukankah orang
    yang berdoa itu adalah orang yang punya pengharapan yang baik?, masih
    bersyukur karena dia minta kepada Allah, bukannya kepada setan dan jin.Menurut
    saya berdoa yang baik-baik di fb boleh-boleh saja, karena boleh jadi
    manfaatnya bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga buat teman2nya
    yang lain yang membaca doa tersebut di wallnya.

    • AhmadSani123

      mnrt ane mungkin mksdnya berkeluh kesah di fb seperti yg lumrah ditemui. tw sendiri kan bnyk yg seperti itu?

  • bismillah.. afwan saya pun termasuk salah satunya. harapan saya dengan share do’a ini beberapa diantaranya agar orang lain turut mengamininya, dan merupakan sarana dakwah bahwa hanya Allah jua lah yang mengabulkan. afwan bila ad salah kata

    • yang dimaksud mbak alhanin.. itu.. doa yg cenderung berkeluh kesah tentang kesulitan qt.. sehingga orang lain tau masalah pribadi kita..
      padahal hanya Allah SWT lah seharusnya t4 qt berkeluh kesah
      klo misalnya doanya seperti mendoakan orang lain yang ditinggalkan keluarganya, atau doa syukur.. “alhamdulillah ya allah terima kasih atas segala karuniamu”
      nah yang itu baru mengajak pada kebaikan (secara tidak langsung mengajak orang jg untuk bersyukur)

  • Saya setuju dg isi artikel ini… akan tetapi tdk ada salahnya kita update status dg tujuan meminta doa dari kawan2 facebooker seperti : “saya minta doanya dari teman2 agar………..(dst)” agar banyak yang mengamini doa kita…

  • Karena setiap kata adalah do’a..
    Karena ada Rakib Atid yang mencatat kata-kata kita.
    Jadi, do’a di FB… boleh2 aja.
    Selama tujuan’y utk ibrah / contoh bwt anak2 muda, yg masih kudu byk belajar.
    Dunia sdh berubah. Skrg belajar ga cuma lwt formal, lwt media jejaring jg bisa..
    Bulatkan niat a
    gar setiap langkah kita, jadi ladang amal ibadah kita.
    Ma’af, jika ada salah2 kata.
    Syukron…

  • yap betul bgt, tergantung dari Doa apa dulu yg dilakukan di pesbuk, misalnya “Mari kita berdoa bersama untuk saudara2 Muslim kita yg berada di Syria”, nah kalau doanya udh ke “masalah pribadi” yaaaa gitu dehh . . .

  • innamal a’malu binniyah
    lalu bgmn dg org yg berdoa di fb dg niat “utk memotivasi umat agr sllu ingat allah atau supaya org lain tau kealimannya sehingga org mrs iri & pengen jg alim spti dirinya (tdk slmxa riya’/pamer itu haram/jlk smua te2p kmbli pd niat masing2.

  • semua tempat di bumi ini bisa untuk berdoa. secara verbal maupun non verbal (ditulis, dalam hati). di dapur di lapangan di buku diary, di kertas secuil, termasuk di fb, di kompi, di papan tulis, asal dengan adab yang benar, penuh pengharapan, dan ditujukan pada Allah.
    kalau maksudnya berkeluh kesah kok via Fb, mungkin lebih pas. cmiiw

  • saya kira tidak apa-apa berdoa di fb,asal kita bener2 tulus berdoa,siapa tahu doa kita di Aamiinkan oleh orang lain,,karena kita tidak tahu dari tempat mana,dari mulut siapa doa kita akan di kabulkan…..wassalam…

  • Berdo’a ko di FB :D

  • Ambil sisi positifnya saja…… masih mending berdo’a walau pada dinding facebook. dari pada dinding facebook diisi gambar porno, video porno, dan kata-kata hujatan, makian, atau menebar kebencian, menebar kemaksiatan……

    • Ojat

      Betuuulll…

  • Ma’af bu, bukannya berdoa itu dibolehkan dimana saja???
    Sedangkan kita mau masuk ke dalam wc aja, ada doanya..
    Bukankah Islam itu tidak mempersulit pengikutnya???
    Allah SWT pasti juga tidak akan pernah mempersulit hambanya apalagi yang mau berdoa kepadaNYA!!!
    Bukankah demikian, bu?
    Tks..

  • Yang penting, tujuannya memohon kepada ALLAHU RABBI…
    Jadi ambil positifnya aja kale biar akur dan damai!!!

  • Ya Allah… Berikanlah kesejahteraan di dunia dan di akhirat kepadaku dan kepada yang membaca comment ini… Amiin…

    • Isi dan tempat saya mencantumkan doa ini, salah tidak?

    • Salah, soalnya Anda Riya. Do’a anda ingin dilihat orang ya?

      • kok bisa salah?
        coba bilang “salah” sama akun para ustad yg suka berdoa via sosmed..
        enteng banget ngomong.. hati2 bicara ato nilai org itu..
        jgn suka mengatakan riya sama org lain.. sblum tau maksud’y

      • yang namanya DAKWAH itu dilihat dan baca orang ……, kalo tidak dilihat orang bagaimna orang jadi tahu ….??

  • Profesaur Herlambang

    Ana rasa, berdoa itu masalah hati dan hati itu adalah urusan kita dengan ALLOH
    tetapi ingat, kita ini manusia biasa dan bukan Nabi Muhammad SAW yang mampu mengendalikan hawa nafsunya dan senantiasa mengingat Alloh. Kita hanyalah manusia biasa, tidak jarang melakukan kelalaian. Setiap menulis status pastilah ada sedikit perasaan ingin di komen paling tidak dilike, bukankah perasaan tersebut adalah perasaan ingin narsis.
    ana rasa, ana belum mampu untuk menjaga hati untuk menghindari sikap narsis itu. menurut ana, tulisan Ibu ini memanglah benar untuk tidak berdoa pada facebook..

  • Tidak semua yg dikatakan penulis benar,… termasuk penilaian penulis bahwa berdoa di fb adalah salah satu bentuk ke-narsisan, sebab doa juga merupakan bagian dari motivasi, bukan hanya bagi yg buat status tetapi juga bagi yg membaca-nya, terkadang bisa juga jadi inspirasi, karena tidak semua yg buka fb faham tentang bagaimana, dimana serta saat2 seperti apa doa diijabah,… bagi saya secara pribadi berprasangka baik bagi mereka2 atau mungkin juga saya yg berdoa di fb bukan salah satu bentuk riya, pamer atau narsis, setidaknya bisa jadi syiar juga. toh tidak ada larangan berdoa di fb. kalo saya boleh memberikan masukan utk penulis, gimana kalo yg disorot itu yg menggunakan fb sebagai sarana maksiat, atau komen2 yg tidak bermanfaat,…. jadi energinya bisa termanfaatkan lebih positif.. Wallahua’lam…

    • masori

      setuju banget…..

  • Tergantung individunya juga la mbak:)

  • bisa juga dengan doa di fb ada yang ikut mengamini dan ternyata orang yang mengamini tersebut aminnya lebih didengar oleh ALLAH SWT,kita juga tidak mengetahuinya dan hanya ALLAH SWT sj yang mengetahui,seperti halnya sholat berjamaah ada banyak orang yg tidak khusyuk tetapi ternyata ada 1 jamaah yang khusyuk dan insyaAllah sholat jamaahnya diterima semua.jadi mengharap amin orang lain mubgkin saja bisa mengabulkan segala permintaan kita kepada ALLAH SWT tetapi kita tetap memintanya hanya kepada ALLAH AZZA WA JALLA sj bukan kepada makhluk ciptaan-NYA,ALLAHU BISHAWAB

  • terrgantung niat,,Allah maha tau segalanya,,,,kalau berdoa harus nungu ke mekkah kelamaan bu,,,Ramadhan juga tidak setiap bulan,,shalat tidak setiap jam. Allah tidak menyulitkan kita berdoalah selama nyawa masih dalam badan,,,,

  • Betul juga artikel diatas, mungkin akan lebih bagus dijadikan ajang silaturahmi positif dan memberikan semangat/ doa kepada yang membutuhkan di dunia maya, tidak digunakan untuk main2/narsis, mis: adanya berita duka,kelahiran bayi dan milad.

  • mengeluh, berdo’a, meratap dan perbuatan narsis lainnya, hal itulah yang memang didambakan kaum yahudi dalam pembuatan facebook. dgn mengalihkan fungsi utama dari jejaring sosial yang sesungguhnya. wall fb=dinding ratapan yahudi, tempat mrk berkeluh kesah dan berdo’a.. naudzubllah…

    • wall itu hanya istilah, yang digunakan oleh ibu molek menulis komentar di web ini kurang lebih adalah ‘wall’ yang sama

  • Sebelum Al Quran di jadikan satu mushaf oleh Khalifaturrosul Abu Bakar As Shidiq, Al Quran ditulis di pelepah kurma, batu dan kayu. Jadi berdoa adalah ibadah, dan berdoa dengan doa yang dianjurkan adalah ibadah, dan mengaminkan doa yang baik juga ibadah. Tapi kalau berkeluh kesah ya jangan lah, karena kita muslim dianjurkan untuk jangan bersedih, dan jangan marah. Keluh kesah biasanya datang saat kita sedang sedih atau marahkan. So menulis adalah sunnah Nabi saw dengan diniatkan atas dasar taqwa.

  • Mbak yang membuat artikel ini.. sampean perlu banyak belajar lagi..

  • apa hukumnya yaa ngasih ceramah di internet, seperti yang dilakukan ibu alhanin sholiat?

  • Saya pikir tergantung niat setiap orangnya, saya membuat status doa supaya sahabat membantu mengucakan amin.. tidak untuk yang lain..

  • Artikel ini bagus menurut saya…syarat dengan masukan/kritikan untuk pengguna fb agar lebih cermat lagi dalam membuat status, terutama status yang bernada doa

  • berati g baik ya berdoa di fb, maksudnya biar banyak yang meng amin kan

  • emang suka ada yang aneh dengan tingkah para facebooker, statusnya NORI banget

  • DIMANA AJA BOLEH BERDOA.. YANG TIDAK BOLEH ITU KALAU DOANYA UNTUK MENDOAKAN SESUATU KEBURUKAN

  • amanda

    gpp berdoa di fb atau twiter, jgn ragu..

  • OK mungkin untuk contoh2 yg diungkap diatas itu mungkin sedikit berlebihan. Tapi tidak semuanya koq seperti itu, Ingat Allah dimana saja kapan saja, berdoa kapan saja dimana saja. Walau memang ada waktu mustajab untuk berdoa.
    Kesannya koq skeptis yah klo sy bca. terkesan menggeneralisir.
    Kalo berdoa cuma di tempat2 ibadah Sekuler jadinya klo menurut sy.
    Sekuler juga klo kita memisahkan urusan dunia dengan akhirat…

  • yakinkah bahwa kita sedang benar-benar berdoa saat posting di social media??

  • Q setuju,,, ijin share y bu….

  • Etika berdoa : dalam keadaan suci, puji2an kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, dengan suara lirih dan penuh harapan, diulang-ulang. dll.
    Kita meminta kepada Yang Maha Pemberi bukan yang lain, masa do’a nya terkesan asal-asalan.
    “Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang bertaqwa, besar hati lagi MERAHASIAKAN IBADAHNYA“
    #sekedar berpendapat :)

  • Guest

    sah-sah saja memangka baiklaberikan “CONTOH” postingan do’a di Wall FB, kenapa …??
    memang ada larangan ..???, itu kan berkomunikasi sesama Muslim ….. jangan selalu SU’UDHZON ….. berprasangka baiklah kawan ….???

  • herman

    1. menampilkan do’a dari Alqur’an dan hadits di fb, tidak salah karena mengandung nilai dakwah. 2 Menyerukan amar makruf nahi mungkar lewat do’a di fb, agar diaminkan pembaca, juga syah. wallahu alam bis showab

  • sah-sah saja saling mengisi dan memberikan CONTOH tentang DO’A di Wall FB, emang kenapa dilarang …??? mana larangan HADITSnya ….??, jangan SU’UDZHON ….. ??, berprasangka baiklah …..!!!

  • Alhanin Sholiat anda ….. SANGAT LEBAY ……

  • hibahtullah

    untungnya tuhan saya tak punya FB, jadi tak butuh sy berdoa di FB..

  • indriasari

    tergantung niat klo di fb sy niatnya mncurahkan isi hati lwt doa hanya untuk ALLAH SWT daripada nulis yg nggak2-apa salahnya mngagungkan ALLAH SWT,fb hanya satu dari sekian banyak waktu yg tepat utk brdoa,semua trgantung niat dan hanya ALLAH SWT saja yg maha mengetahui hati setiap umatNya
    wALLAHualam.

  • indriasari

    islam itu indah dan ALLAH Maha lembut kepada umatNya,jangan trlalu keras dlm penilaian ……………bisa jadi fanatik

  • Feny Martina

    hati hati lho buat yang komen dan sekaligus yang menulis artikel ini yang bikin ribut ribut ada yang setuju ada yang tidak ada yang gak mau disalahkan dan seterusnya. Eh dalamnya hati orang siapa yang tahu, niat dalam hati tiap tiap orang juga gak ada yang bisa tahu kecuali yang maha Kuasa. Nah jadi ada yang nuduh riya’, eh tau taunya si yang doa beneran pengen minta diaminkan temen fb nya, lho gimana? hati hati lho nuduh atau bilang salah, hati hati pokoknya, derajat anda anda yang gak suka dengan status status doa di fb (taunya yg doa di fb fb itu lha juga kebanyaka para ustad) belom tentu lebih mulia dari pada dia dia yang disalahkan di fb gara gara berdoa. Pokoknya hati hati bilang salah bilang norak, biasanya statement statement seperti ini apalagi kalo bukan datangnya dari hati yang ya gitu lah tebak sendiri. Masya allah, wallahualam, gak usah ribut, gak usah ngurusin orang, lebih baik urusin sendiri, sering sering menghisab perbuatan sendiri bukan orang lain. Gituh… :-) salam damai deh ya… hehe

  • zammil

    yang nulis artikel ini apakah memang sudah benar2 belajar islam? maaf, yang benar Allah bukan Alloh.

  • insan butuh pegajaran

    tak pa la..yg penting niat itu ikhlas(silap itu manusia)hanya allah maha sempurna…
    terima kasih atas perigatan ini(cuma biar teliti ya kak)

  • mursalin

    kalau status FB ustadz yg berdoa??Ustadz Yusuf Mansur doa dalam statusnya”

    Ya ALLAH…
    ✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
    ✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
    ✔ Lapangkanlah hatinya
    ✔ Bahagiakanlah keluarganya
    ✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
    ✔ Mudahkan segala urusannya
    ✔ Kabulkan cita-citanya
    ✔ Jauhkan dari segala Musibah
    ✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
    ✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
    membaca dan membagikan status ini.

    Aamiin ya Rabbal’alamin.
    Gimana tuch???

  • Noer Aini Az-zahra

    Assalamu’alaikum warahmatulohi wabarokatuh :

    Maaf ya Ukhti bila tulisan saya ini terkesan menentang , menggurui saudari yg tentu’a lebih tahu dalam hal ilmu agama daripada saya yg awam ini . Pun terhadap semua sahabat yang telah lebih dulu hadir dan menyampaikan pendapat’a masing :) . Sekali lagi saya mohon maaf , sungguh tiada maksud untuk menentang , menggurui ataupun mendebat’a , saya hanya sekedar menyampaikan pendapat saya secara pribadi.
    Facebook hadir sebagai media Zionis ( yahudi ) dengan membawa misi melalai’a kita umat Islam dalam ibadah dan menjauhkan kita dengan Al-Qur;an. Sebagian besar msi ini berhasil dengan banyak’a umat Islam yg asyik ber-facebook ria sampai lupa waktu dan ibadah’a.Nah tentu sangat berbahaya bagi Umat Islam sendiri , umat harus berusaha melawan misi tersembunyi ini dengan banyak cara ( tanpa perang ) , salah satu’a adalah membalikan misi facebook itu sendiri ,yang berawal dari melalaikan umat muslim , kita balikan fungsi’a menjadi media dakwah , tolabul ilmi dan mempererat tali ukhuwah islamiyah . Dengan saling membagi ilmu , menasihati dll.
    Jadi tidak semua yg berdo’a di facebook adalah mutlak do’a kepada Allah ( karena berdo’a ada tempat’a ) ,bisa
    jadi itu hanyalah sebatas tulisan yg berupa do’a dgn tujuan saudara kita yg lain tahu text doa itu sendiri .

  • Dimyat Muqsith

    Saya sarankan para peelajar saya untuk mengupload hadits arbain dan nasehat di FB adapun doa semoga niat baiknya (bukan utk ria) mereka yg mengungkapkan di jejaring ini dikabulkan oleh Allah SWT.

  • FB just kidding

    Setuju….sesuatu dikatakan baik&benar apabila berada ditempat semestinya. Kalau orang berdoa ya di masjid dan diwaktu yang sudah dijelaskan penulis diatas. Kalau di fb itu bukan berdo’a namanya, tetapi nulis status do’a.

    Kalau nulis status tentang do’a kan dimana saja boleh : bisa dibuku, di catatan harian, di fb, twiter dsb… Gak ada yg salah sebenarnya nulis status do’a atau hadist di facebook, yang salah tuh kalau sudah fb an sampe lupa waktu sholat dan lupa berdoa langsung kepada Allah.

  • ade haeril

    g usah berdebat lah, nanti kita malu sama agama lain, masalah yang begini di perdebatkan. pantas sj kita g bisa bersatu. yg setuju ikutin apa yg ada diartikel yg nda setuju yah g usah ikutin di artikel. g2 ajach kan, gamppang. g usah berdebat dan mencercah satu sama lain. penulis hanya sekedar mengikatkn kita kok, tugas kita hanya mengikuti yang baik dan benar dan tidak mengikuti yang salah dri artikel penulis. mudahkan….bagaiman muslim bisa bersatu klw masalah bgini aja diperdebatkan.

    • Ahmad Najib Alqodri

      Sahabatku, mungkin kamu berpikir kalau perdebatan itu buruk, tetapi sebenarnya perdebatan dapat lebih mengasah otak, menambah ilmu, membuka pandangan kita terhadap suatu masalah dari pandangan-pandangan orang lain sehingga dari pendapat yang berasal dari pandangan-pandangan yang berbeda tersebut kita bisa menyimpulkan solusi suatu masalah…
      Tetapi memang hendaknya perdebatan dilakukan dengan baik dan sopan sehingga tidak saling menyakiti…

      Terima kasih
      Maaf jika ada salah kata

  • Brend Herlyanto

    Doa dimana saja n kpaan aja. Secara Allaah maha kaya. Apapun yg tdk bs di minta ama manusia tp Allah mampu untuk mengijabahmy

  • Brend Herlyanto

    Doa dimana saja n kpaan aja. Secara Allaah maha kaya. Apapun yg tdk bs di minta ama manusia tp Allah mampu untuk mengijabahmy

  • komenk

    terus apa bedanya orng berdo’a di depan laptop/ponsel sama di depan patung…..????

  • Raufhu Mughni

    Setuju lah kalo di FB Berdoa sebagai ajang narsis itu salah kaprah !
    kalo buat penyemangat, info, share yang bermanfaat boleh kan? asalkan tidak mengandung unsur Riya..

  • miris ya.. makin hari makin menyedihkan, melihat saudara saudara kita yang lemah imannya.. pamer dan segala macemnya :/ media sosmed adalah jalan baik untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat.. yukk kita harus semakin gencar mendekatkan diri kepada mereka biar mereka ng selamanya terlena dengan popularitas ^^

  • Last Fauzi

    tanyakan hati anda, dengan anda membuat tulisan seperti itu, itu tanda2 dari dengki dan kotornya hati anda.. sehingga tidak bisa mengajak kebaikan dimanapun tempatnya..
    yang anda bahas tidak ada benarnya sama sekali, anda terlalu pintar sehingga dapat menilai Alloh SWT, melampaui batasan anda sendiri..
    anda tidak mengenal Alloh SWT seutuhnya yang maha kuasa.. sehingga anda bisa bicara do’a tersebut tidak diterima, tau darimana anda do’a tersebut tidak diterima??

  • Last Fauzi

    tanyakan hati anda, dengan anda membuat tulisan seperti itu, itu tanda2 dari dengki dan kotornya hati anda.. sehingga tidak bisa mengajak kebaikan dimanapun tempatnya..
    yang anda bahas tidak ada benarnya sama sekali, anda terlalu pintar sehingga dapat menilai Alloh SWT, melampaui batasan anda sendiri..
    anda tidak mengenal Alloh SWT seutuhnya yang maha kuasa.. sehingga anda bisa bicara do’a tersebut tidak diterima, tau darimana anda do’a tersebut tidak diterima??

Lihat Juga

Hapus Foto dan Video 7 Juli Mendatang, Ini Solusi yang Ditawarkan Facebook Kepada Pengguna