08:50 - Sabtu, 19 April 2014

Great Sale Pahala: Ramadhan!

Rubrik: Artikel Lepas | Oleh: Wahyu Ahmad Kautsar - 12/07/12 | 09:30 | 23 Shaban 1433 H

Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com - Bismillahirrohmanirrohim.

Kegiatan akhir tahun di negeri ini, kalau diperhatikan biasanya semua toko swalayan, mal-mal, dan pusat perbelanjaan menggelar barang-barangnya dengan diskon besar-besaran. Biasanya para ibu-ibu sudah menyiapkan jauh-jauh hari, mereka rela menabung dan mempersempitkan pengeluarannya demi mendapatkan barang idamannya.

Lalu, bagaimana dengan Ramadhan yang sudah dekat? Allah Swt menggelar diskon besar-besaran kepada kita. Allah Swt pada bulan Ramadhan melapangkan kita untuk beribadah kepada-Nya. Amalan sunnah akan diganjar sama dengan amalan wajib. Dan amalan wajib akan dilipatgandakan sampai 700x lipat. Subhanallah.

Sahabat, apa saja yang musti dipersiapkan untuk mendapatkan keberhasilan di bulan Ramadhan yang penuh berkah?

Yang perlu kita persiapkan yang paling utama yaitu tekad yang kuat. Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Ankabut ayat ke-69, “Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.” Tekad yang kuat membuat kita tergerak untuk melakukan sesuatu. Tekad yang kuat akan mengubah dari malas menjadi bersemangat.

Yang kedua yaitu yang perlu dipersiapkan adalah ilmu. Kata Rasulullah Saw dalam haditsnya, siapa yang menginginkan dunia haruslah dengan ilmu. Siapa yang menginginkan akhirat harus juga dengan ilmu. Dan siapa yang menginginkan keduanya, maka haruslah dengan ilmu. Dengan ilmu hidup kita senantiasa terarah. Dengan ilmu kita akan dinaikkan derajatnya oleh Allah. Maka, mulai mencari referensi dari sekarang. Mulai mencari buku-buku tentang Ramadhan, mendengarkan kajian-kajian tentang Ramadhan. Dan jangan pernah kita merasa rugi dengan mencari ilmu karena mengeluarkan uang. Karena ilmu adalah investasi kita yang tidak akan sia-sia. Insya Allah.

Yang ketiga yaitu persiapan amal. Mulai sekarang kita harus merancang program ibadah harian. Amalan-amalan apa saja yang kita akan lakukan selama bulan Ramadhan. Misal, tilawah al-Qur’an. Buat targetan, “saya harus bisa mengkhatamkan al-Qur’an di bulan Ramadhan.” Satu hari satu juz. Satu hari dua juz. Kemudian, Qiyamul lail. Kita bertekad, jangan sampai ada malam-malam yang kita lalui tanpa Qiyamullail. Jangan sampai di waktu-waktu mustajab, di saat Allah menjamu kita di sepertiga malam, lalu kita tidur. Rasulullah Saw bersabda, “Barang siapa yang shalat malam pada Ramadhan karena iman dan ihtisab, maka akan diampuni dosa-dosa yang lalu.” (HR. Bukhari)

Amalan yang lain yaitu, sedekah. Rasulullah Saw bersabda, “Barang siapa yang memberikan makanan untuk berbuka bagi orang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana orang tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang itu.” (HR. At Tirmidzi) Jangan pernah kita merasa rugi karena membelikan makanan berbuka. Karena ia akan mendapatkan ganjaran pahala yang sama dengan orang yang berpuasa. Subhanallah. Kemudian, amalan yang sangat dianjurkan juga yaitu I’tikaf. Kita luangkan di 10hari terakhir kita untuk bermalam di masjid. Mengisi waktu-waktu malam kita untuk memperbanyak tilawah al-Qur’an, berdzikir kepada Allah.

Persiapan yang terakhir yang paling penting yaitu perbanyak doa. “Allohumma bariklana fi rojaba wasya’ban wabalighna fi Ramadhan.” Yang artinya, “Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan bulan sya’ban dan sampaikanlah kami di bulan Ramadhan.” Perbanyak doa kita. Karena doa orang yang berpuasa adalah doa yang mustajab. Rasulullah Saw bersabda, “Ada tiga manusia yang doa mereka tidak akan ditolak: 1. Doa orang yang berpuasa sampai dia berbuka, 2. Pemimpin yang adil, 3. Doa orang teraniaya.” (HR. At Tirmidzi)

Sahabatku yang baik, kita berharap mudah-mudahan Allah Swt menyampaikan kita pada bulan Ramadhan. Dan ketika sampai bulan Ramadhan, jangan lewatkan setiap detik untuk menjadi ladang amal. Kita kurangi ngobrol yang kurang manfaat. Kita kurangi kebiasaan nonton tivi berlama-lama. Kita kurangi kebiasaan malas kita. Kita harus isi setiap detik di bulan Ramadhan untuk memperbanyak ibadah. Perbanyak tilawah al-Qur’an kita. Mulai perbanyak shalat sunnah kita. Mulai untuk shalat berjamaah lima waktu di masjid. Tingkatkan silaturahim kita dengan tetangga terdekat. Kita isi selalu di sepertiga malam kita dengan Qiyamullail. Kita perbanyak infaq kita. Kita perbanyak doa-doa kita. Dan kita berharap mudah-mudahan Ramadhan tahun ini bisa menjadi Ramadhan yang lebih baik dari Ramadhan-Ramadhan tahun kemarin. Aamiin ya Robb.

Mudah-mudahan manfaat. Wallohu’alam bisshowab.

Redaktur: Hendra

Topik:

Keyword: , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (8 orang menilai, rata-rata: 9,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://www.facebook.com/aisyah.ana.98 Aisyah Ana

    Izin Copas….

Iklan negatif? Laporkan!
101 queries in 1,051 seconds.