Home / Pemuda / Cerpen / Who Am I?

Who Am I?

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.comAlkisah, ada seorang petani tua. Setiap pagi ia pergi ke ladang untuk bertani di ladangnya. Suatu pagi ketika membersihkan semak di sekitar ladangnya, ia melihat sebuah telur elang yang tersembunyi di semak-semak ladangnya. Awalnya ia nampak keheranan. Telur ini lebih besar dari telur ayam yang sering ia lihat di rumahnya. Akhirnya telur itu ia bawa dan diletakkan bersama telur-telur ayam miliknya agar dierami sang induk ayam.

Syahdan, menetaslah telur elang itu dan telur-telur ayam lainnya. Tiap hari anak elang ini bermain bersama anak ayam yang lain sampai ia menjadi dewasa.

Suatu ketika, anak elang dan anak ayam lainnya bermain dan mencari makan di sebuah tanah lapang yang agak jauh dari rumahnya. Nampak seekor elang besar nan gagah terbang dengan anggun dan berwibawa mengitari luas hamparan langit. Anak elang bertanya pada anak ayam temannya “teman, apa itu?” seraya menunjuk ke arah elang yang mengitari langit. “Itu elang. Dia penduduk langit, sedang kita penduduk bumi. Kadang dia ke bumi untuk menangkap mangsanya. Dialah raja dari segala hewan yang ada di langit” jawab anak ayam yang bersamanya. Anak elang itu terus memandang ke langit mengagumi keperkasaan si elang yang terbang gagah menaklukkan tingginya langit. Dan dia hanya bisa mengepakkan sayap menirukan si elang yang gagah.

Hingga anak elang ini mati, ia tak bisa terbang dan menganggap dirinya adalah seekor ayam yang hanya bisa di pelataran bumi.

Inilah kisah sebagai gambaran bagi kita tentang pentingnya mengenali diri. Jika kita tidak mengenali diri kita, maka bagaimana bisa kita mengoptimalkan potensi yang sudah ALLAH karuniakan pada kita.

Diambil dari sebuah cerita di Radiomqfm Jogja.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 9,64 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Ilustrasi. (hazhzhy.wordpress.com)

Karsim Bilang: Pamer Diri itu Penting