Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Mari Bahagia

Mari Bahagia

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.comSahabat, berbahagialah menikmati setiap tarikan napas yang kau hirup pagi ini. Karena banyak orang pada saat yang sama justru kesulitan bernafas dan mengandalkan tabung oksigen.

Berbahagialah menikmati hidangan hangat di meja makan pagi ini. Karena pada saat yang sama banyak di antara saudara-saudara kita yang justru kebingungan hari ini apa yang akan dimakan.

Berbahagialah dengan senyuman hangat yang kau terima dari ayah ibu dan keluarga tercinta. Karena pada saat yang sama banyak orang di luar sana yang melewati hidupnya sendirian, ditinggal pergi orang-orang yang dicintanya. Berbahagialah karena hari ini kau kembali bisa melantunkan ayat-ayat suci Al Qur’an yang membawa ketenangan pada hatimu. Karena pada saat yang sama banyak orang yang hatinya gelisah dan tidak tahu cara mengobatinya.

Berbahagialah dengan buku bacaan berkualitas yang telah kau baca. Karena pada saat yang sama kau dapati banyak orang yang kebingungan harus membaca buku apa untuk menambah kualitas pengetahuannya. Berbahagialah dengan shalat Qiyamullail yang kau kerjakan di malam hari. Karena pada saat yang sama banyak orang terlelap dengan mimpi-mimpi indahnya dan melewati malam dengan rintihan-rintihan kemaksiatan.

Berbahagialah dengan murabbi/mentor yang kau mendapatkan pencerahannya hari ini. Karena pada saat yang sama akan kau dapati banyak orang kebingungan untuk mencari motivator spiritual yang menjadi penyuluh sisi gelap kehidupannya, malah interaksinya dengan orang yang sebaliknya.

Berbahagialah dengan senyuman tulus dari sahabatmu hari ini. Karena pada saat yang sama banyak orang yang justru mendapatkan pandangan tajam menandakan permusuhan tiada ujung.

Berbahagialah dengan lantunan doa penuh keikhlasan dari bibir-bibir suci saudaramu yang tak kau tahu kebaikan apa yang didoakannya untukmu. Karena pada saat yang sama akan kau dapati banyak orang yang justru mendapatkan harapan kesengsaraan dan keburukan dari temannya.

Berbahagialah dengan aktivitas dakwahmu hari ini. Karena pada saat yang sama akan kau dapati orang-orang yang ramai berkumpul justru sebagai penentang kebaikan, penginspirasi lahirnya manusia-manusia durhaka baru.

Berbahagialah dengan nikmat kesehatan yang kau rasakan. Karena pada saat yang sama kau dapati banyak orang yang terbaring lemah karena sakit yang menggerogoti tubuhnya.

Berbahagialah dengan hafalan Qur’anmu. Karena akan kau dapati di luar sana orang-orang yang tidak tersentuh qalbu dan semangatnya untuk menghafal ayat suci AlQur’an.

Berbahagialah hari ini kau dapat menjaga lisanmu bertutur kata mulia yang menyejukkan. Karena pada saat yang sama akan kau dapati orang-orang yang tidak cerdas menjaga lisannya, sehingga yang terucap dari bibirnya adalah kalimat-kalimat yang membuat merah telinga.

Sahabat mari bahagia selalu, karena begitu banyak alasan yang akan membuatmu selalu berbahagia. Bersyukurlah dengan apa yang ada. Yakinlah disela-sela kekuranganmu akan kau dapati begitu banyak kelebihan. Dewasalah dalam menyikapi ujian kehidupan. Ada seribu satu alasan yang harus menjadi pijakan dirimu untuk selalu berbahagia, di manapun, kapan pun dan dalam keadaan bagaimanapun.

So mari bahagia….

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 7,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Sardini Ramadhan
Staf di Bappeda Kabupaten Ketapang. Alumni FKIP Universitas Tanjungpura Pontianak.

Lihat Juga

10 Tips Hidup Bahagia dan Penuh Percaya Diri