Ikhlas

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Titian jalan yang tak selamanya teduh
Adakalanya penuh kobaran api di tepian
Kepulan asap menggelapkan jadi belenggu
Atau duri berserakan menyebabkan luka
Darah dan air mata membentuk telaga penghias rasa
Saat tiba masanya… ikhlas atas satu pengorbanan

Perjuangan bak tombak dalam genggaman
Sekuat apakah kau gunakan?
Jika lelah tak sebanding dengan yang kau harapkan
Atau asa mu tak sesuai jalan Sang Pencipta
Ikhlas menjadi alasan untuk tetap berjuang

Indah… lihatlah pada tarian embun di atas dedaunan, jatuh perlahan melantunkan syukur
Begitu pula keikhlasan adalah sebuah fitrah
Ketika aliran sungai pun berujung pada garis pantai…
Begitu pula dengan akhir hidup ini…

“Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepada-Nya”. (QS. Al-Baqarah: 156)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Nina Mariana

Lihat Juga

Ilustrasi. (Sri Wahyuni)

Mereka yang Katanya Ikhlas Beramal