Home / Berita / Nasional / Gramedia Musnahkan Buku ‘5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia’

Gramedia Musnahkan Buku ‘5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia’

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Penerbit buku ‘5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia’, PT Gramedia Pustaka Utama, memusnahkan ratusan buku karangan Douglash James Wilson edisi terjemahan tersebut di Jalan Palmerah Selatan No. 21 Jakarta Pusat.

Direktur Gramedia Pustaka Utama, Wandi S. Brata, mengatakan, tindakan tersebut dilakukan sebagai kelanjutan komitmen untuk menarik buku tersebut dari peredaran dan berdasarkan laporan warga masyarakat kepada Polda Metro Jaya.

“Sebelumnya kami menyatakan permintaan maaf sedalam-dalamnya kepada seluruh umat Islam di Indonesia dan menarik peredaran buku terjemahan tersebut di seluruh wilayah Indonesia,” ucapnya kepada wartawan di lokasi pembakaran, Rabu (13/6/2012).

Wandi mengaku teledor telah menerjemahkan buku tersebut secara apa adanya, tanpa ada unsur kesengajaan.

“Buku edisi terjemahan ini mulai diedarkan pada minggu kedua Maret 2012 dengan total jumlah cetakan sebanyak 3000 eksemplar, sampai awal Juni 2012 buku telah terjual sebanyak 489 eksemplar,” tambahnya.

Kata Wandi, pemusnahan sebagian buku hasil penarikan dari peredaran yang dilakukan di Cakung dan Jawa Barat. “Hari ini dilakukan pemusnahan sisa persedian sekaligus di dua lokasi, yakni Semarang dan Jakarta,” tutupnya.

Dalam acara pemusnahan ini, hadir Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Makruf Amin dan Sekretaris Jendral MUI, Ichwan Syam. (trk/Awaludin/Okezone)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Tasyakuran dan Launching buku 'Suatu Subuh di Sukamiskin'. (LNA/dakwatuna)

Bedah Buku ‘Suatu Subuh di Sukamiskin’, Majlis Ilmu yang Lahir dari Rahim Penjara