Home / Berita / Internasional / Asia / Proyek Yudaisasi Al-Quds, Zionis Hancurkan Peternakan Warga Palestina

Proyek Yudaisasi Al-Quds, Zionis Hancurkan Peternakan Warga Palestina

(knrp)

dakwatuna.comRezim zionis kembali menghancurkan sumber penghidupan warga Palestina di Al-Quds pada Selasa (12/6) pagi. Dengan menggunakan sejumlah buldoser, aparat zionis memporakporandakan bangunan-bangunan terbuat dari baja yang menempati area seluas 700 meter persegi.

Komplek bangunan yang berlokasi di pemukiman warga Palestina di Al-Salaa, Jabal Al-Mukkabir itu merupakan peternakan domba milik Aziz Jamil Jaabees. Menurut organisasi hak asasi manusia Jerusalem Center for Social and Economic Rights, selain menghancurkan peternakan, aparat zionis juga memerintahkan 10 keluarga Jaabees  membayar biaya penggusuran sekira 12.800 dollar AS.

Jaabees mengatakan, keluarganya sudah membayar seorang pengacara sebesar 7.720 dollar AS untuk membela keluarganya, agar aparat zionis tidak melakukan penggusuran. Tapi hari ini, buldoser-buldoser zionis tanpa ampun menghancurkan satu-satunya sumber mata pencaharian keluarga besar Jaabees, yang harus membayar biaya penggusuran pula.

Rezim zionis makin mengintensifkan penggusuran properti milik warga Palestina di Al-Quds untuk mewujudkan proyek yudaisasi di kota itu. Politisi Palestina Mustafa Barghouti sejak bulan Mei kemarin sudah mengingatkan bahwa perintah penggusuran bangunan-bangunan milik warga Palestina merupakan bagian dari upaya Israel “berpacu dengan waktu” untuk menjadikan Yerusalem sebagai kota Yahudi tanpa jejak Arab dan Islam di dalamnya.

Pada Senin kemarin, kementerian dalam negeri Israel juga mengumumkan pengesahan pembangunan proyek “pusat wisatawan” di Al-Quds, yang memicu kemarahan warga Palestina di kota itu. Warga Palestina mengatakan, pengesahan itu akan berbuntut pada makin meluasnya perintah penggusuran dan makin besarnya kontrol Israel di Al-Quds.

Israel menguasai Al-Quds sejak memenangkan Perang Enam Hari tahun 1967 antara Israel dan koalisi negara-negara Arab. Israel selanjutnya menganeksasi Al-Quds, namun penguasaan Israel atas Al-Quds tidak pernah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional.

Al-Quds adalah kota Palestina yang penting, karena kota inilah yang akan dijadikan sebagai ibukota negara Palestina kelak. Sementara rezim zionis Israel juga menginginkan kota ini menjadi ibukota negara Yahudi. (aisyah/mn/knrp)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 8,25 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Aksi Solidaritas Palestina oleh LDK SSP STEI SEBI yang berlokasi di Car Free Day, Jakarta. Ahad (27/11/2016).  (Ahmad Jundi Taqiyuddin/LDK SSP STEI SEBI)

Aksi Solidaritas Untuk Palestina di Car Free Day Jakarta