Home / Berita / Daerah / MUI Jabar Desak Kos-Kosan Diawasi Ketat

MUI Jabar Desak Kos-Kosan Diawasi Ketat

Logo MUI

dakwatuna.com – Bandung. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat mendesak pemerintah segera membuat regulasi ketat terkait keberadaan lokasi kos-kosan. Ulama menilai, para pemilik kos jangan sekadar berpikir keuntungan material, namun aspek moralitas juga harus diperhatikan.

“Saat ini kebebasan di kos-kosan sudah mengarah pada pelanggaran norma kesusilaan. Semuanya sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan generasi penerus, di mana mayoritas penghuni kos adalah mahasiswa. Malah disinyalir kos-kosan di lingkungan padat penduduk kerap terjadi penyahgunaan narkoba,” ujar Sekretaris Umum MUI Jabar HM Rafani Ahyar saat ditemui di kantornya, Jl RE Martadinata, Senin (4/6).

Ia mengatakan, sudah mencium gelagat tersebut dan melaporkannya ke pemerintah, masyarakat, pihak kampus dan mahasiswanya sendri. “Ini sudah waktunya ada penertiban Perda untuk mangatur regulasi kosan dengan benar,” tegsnya.

Dia menilai, saat ini perhatian pihak kampus terhadap para mahasiswa yang menginap di kos-kosan tidak maksimal, meskipun beberapa kampus besar sudah menerapakan sistem asrama. “Saya melihat, perhatian dari kampus kendor, walaupun ada asrama resmi, tapi terbatas,” ungkapnya. (jat/jppn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menjadi Khatib shalat Istisqo di halaman Masjid Al-Muttaqien, Gedung Sate, Bandung, Jumat (24/7). (Facebook)

Innalillahi, Ibunda Aher Meninggal Dunia