16:34 - Senin, 20 Mei 2013

Presiden PKS: Aktivis Islam Harus Membuka Diri

Rubrik: Asia, Eropa, Nasional | Kontributor: Tim dakwatuna - 29/05/12 | 13:04 | 09 Rajab 1433 H

Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq saat menyampaikan pidatonya dalam Konferensi Internasional bertema Islamic Unity dan New World, yang diselenggarakan ESAM Turki. (ist)

dakwatuna.com – Istanbul. Para aktivis Islam perlu membuka diri, serta membangun relasi dan kerja sama yang produktif dan berkesinambungan dengan beragam kelompok masyarakat. Karena membangun negara, mengelola pemerintahan, terlebih menata kehidupan dunia, tidak mungkin hanya dilakukan oleh para aktivis Islam saja. Ini adalah misi bersama yang hanya bisa dicapai jika melibatkan sebanyak mungkin komponen masyarakat.

“Karena perjuangan untuk itu, termasuk di dalamnya unsur kemanusiaan, sosial, ekonomi, politik dan seluruh unsur yang dibutuhkan adalah misi bersama.” Demikian paparan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq dalam pidatonya pada Konferensi Internasional bertema Islamic Unity and New World, yang diselenggarakan oleh ESAM (Ekonomik ve Sosyal Arastimalar Merkezi) ke-21, Minggu (27/5) di Istanbul, Turki. ESAM adalah sebuah lembaga kajian sosial dan ekonomi di Turki.

Pada konferensi yang dihadiri oleh utusan lebih dari 50 negara itu Luthfi menyatakan, sinyal kebangkitan dunia Islam semakin jelas terlihat dalam dua dekade terakhir. Kebangkitan dunia Islam ini, lanjut Luthfi, harus diiringi dengan kesiapan para aktivis Islam untuk berdialog dan bekerja sama dengan berbagai unsur, baik di level nasional maupun internasional guna mencapai misi bersama. Yakni menciptakan tatanan dunia atau membangun peradaban dunia yang lebih berkeadilan.

Lebih lanjut Luthfi menyatakan, semua negara sangat membutuhkan pengalaman negara lain di berbagai bidang baik ekonomi, sosial, dan politik. Untuk itu dunia Islam perlu membangun kerjasama, baik sesama negara Islam maupun dengan negara-negara lain di berbagai belahan dunia.

Luthfi juga menyatakan, dunia Islam tak pernah kekurangan pakar di berbagai bidang. Dan kepakaran itu akan terjawantahkan dan tersalur ketika pintu-pintu kerjasama dan keterlibatan mereka dibuka. Sehingga mereka secara bersama-sama dapat berkontribusi membangun peradaban dunia masa depan. (ist)

Redaktur: Hendra

Keyword: , , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (13 orang menilai, rata-rata: 7,77 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://www.facebook.com/profile.php?id=100001721714450 Ahmad Hudhayanto

    Kaum Muslim, telah lama merindukan para pakarnya untuk membuktikan bahwa Islam memang Rahmatan lil alamin, dan dapat ‘menguasai’ dunia ini dengan Uhuwah Islamiyahnya, dengan Amar ma’ruf Nahi-mungkarnya sesuai perintah-Nya. Jangan hanya melihat dan mendengar kenyataan sekarang negara2 Islam, atau yang mayoritas Muslim kok malah masih saja dikuasi dan dijarah oleh mereka, bangsa yang bisa menunjukkan secara nyata ‘kepakarannya’ sehingga dengan begitu dapat benar2 menguasai dunia ini.

Iklan negatif? Laporkan!
60 queries in 0,595 seconds.