Home / Berita / Nasional / NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad

NU Desak Polisi Selidiki Buku Bergambar Nabi Muhammad

Ilustrasi (wallpapermixs.blogspot.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Beredarnya buku bergambar Nabi Muhammad di tingkat Sekolah Dasar (SD) di Solo, Jawa Tengah, menimbulkan kecaman dari berbagai pihak. Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mendesak polisi segera mengusut peredaran buku berjudul ‘Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi’ itu.

“Itu sudah ijtima’ para alim ulama, dalam bentuk apapun publikasi Nabi Muhammad diharamkan. Kami jelas sangat menyayangkan kejadian ini,” tegas Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (24/5/2012).

Menurutnya, yang menjadi persoalan bukan hanya publikasi Nabi Muhammad yang diharamkan. Namun buku tersebut juga telah mengundang sikap sejumlah ulama besar di Indonesia.

“Untuk publikasi gambar atau video sahabat Nabi masih jadi perdebatan. Tapi untuk Nabi Muhammad sudah bulat, ijtima’ ulama mengharamkan publikasinya dalam bentuk apapun, entah itu gambar, foto, apalagi video dengan memfilmkannya,” lanjutnya.

Untuk mencegah kemungkinan terjadinya keresahan yang meluas di tengah masyarakat, kepolisian sebagai aparat penegak hukum didesak segera melakukan penyelidikan. Penggambar, pemuat, hingga penanggungjawab atas kejadian ini diminta bisa diusut secara tuntas.

“Saya tidak bisa mengatakan itu sengaja atau tidak, ini kesalahan Kementerian Agama atau bukan. Tapi yang jelas siapa yang menjadi pelakunya harus diusut, siapa yang bertanggungjawab atas kejadian ini harus ditemukan dan dimintai pertanggungjawaban. Masyarakat jangan dibuat merasa resah atas kejadian ini,” paparnya.

Buku ‘Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi’ itu diterbitkan Nobel Edumedia, berisi kehidupan masa kecil 11 nabi. Di bagian akhir yaitu halaman 43 hingga 48 mengisahkan kehidupan masa kecil Nabi Muhammad SAW. Pada bagian ini terdapat lima ilustrasi gambar yang menggambarkan kehidupan masa kecil hingga masa remaja Nabi Muhammad.

Dari lima gambar itu, terdapat empat gambar yang menunjukkan sosok Nabi Muhammad. Gambar di halaman 43 terdapat gambar bayi sedang digendong seorang perempuan, yang mengilustrasikan masa bayi Nabi Muhammad di gendongan Ibundanya. Di depan gambar bayi diberi tulisan ‘Muhammad’ dalam huruf Arab.

Di halaman 44 nampak gambar anak lelaki kecil menggembala kambing, yang menunjukkan masa kecil Nabi Muhammad ketika dalam asuhan Halimah Assa’diyah. Gambar utuh itu lalu ditimpa tulisan ‘Muhammad’ dalam huruf Arab, namun masih kelihatan jelas bagian dari seluruh rambut, jidat, mata, hingga bagian hidung. Sedangkan di bagian bawah terlihat jelas jubahnya.

Gambar halaman 46, menunjukkan seorang lelaki kecil diantara dua lelaki dewasa yang merupakan ilustrasi peristiwa pembedahan dada Nabi Muhammad oleh dua malaikat di perkampungan Bani Sa’d. Dalam gambar itu gambar lelaki kecil ditimpa tulisan ‘Muhammad’ dalam huruf Arab ukuran besar di bagian atas namun masih terlihat jelas bagian kedua kakinya.

Gambar yang terdapat di halaman 48 adalah ilustrasi ketika Nabi Muhammad bertemu Buhairah, seorang pendeta ahli kitab yang sedang membuktikan tanda-tanda kenabian dalam diri Nabi Muhammad. Pada gambar itu di bagian kepala ditimpa tulisan ‘Muhammad’ dalam huruf Arab, sedangkan di bagian badan tetap terlihat utuh. (mei/ahy/Detik)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Puluhan Peserta Aksi Jadi Korban Tembakan Gas Air Mata