Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Saat Hati Terbelah

Saat Hati Terbelah

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Saat hati terbelah
Di antara rasa yang terpecah
Sejenak bahagia terasa
Beberapa jenak kemudian nestapa tiba

Benarlah hidup jika berputar bagai roda
Ada airmata sesaat lalu senyuman
Itu hanya sarana
Penguatan hati yang terkadang luruh

Tiada yang terkuat
Pun usah merasa lemah
Setiap insan adalah hamba
Berwarna dalam rasa

Marahlah seketika
Dan menangislah sepuasnya
Namun jangan abaikan Tuhanmu di dalamnya

Karena kau tak mampu sendiri
Saat layarmu tak mampu terkembang
Kau berdoa dalam kekhusyuan
Kemudian kau asyik masyuk dalam keceriaan
Saat kapalmu berlayar tenang

Nikmati saja segala rasa
Semua adalah anugerah
Tetapkan Tuhan di ruang terindah
Bukan pada beranda atau pagar jalanan
Bukan pada aliran airmata atau raungan semata

Biar rasa itu selalu bermakna

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 8,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Ya ALLAH, hidupkanlah aku sebagai orang yang tawadhu', wafatkanlah aku sebagai orang yang tawadhu' dan kumpulkan aku dalam kelompok orang-orang yang tawadhu'

Lihat Juga

Ilustrasi. (plus.google.com)

Surat dari Seseorang yang Salah Meletakkan Cinta pada Sebuah Hati