Home / Berita / Internasional / Asia / MUI Kunjungi Asosiasi Muslim Cina

MUI Kunjungi Asosiasi Muslim Cina

Ketua Majelis Ulama Indonesia, Amidhan (berjas abu-abu). (Nunu/Republika)

dakwatuna.com – Jakarta. Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan kunjungan persahabatan ke Asosiasi Muslim Cina atau Cina Islamic Association (CIA) untuk meningkatkan silaturahim antara umat Islam Indonesia dengan umat Islam Cina.

Sekjen MUI, Drs HM Ichwan Sam mengatakan, kunjungan ke asosiasi Islam Cina merupakan kunjungan balasan, di mana pada 2010 lalu, delegasi CIA hadir ke Indonesia, dengan melakukan aneka kegiatan di Jakarta dan Surabaya.

Kunjungan selama 13 hari yakni 12-24 Mei itu dipimpin Ketua MUI, KH Amidhan dan diikuti segenap pimpinan MUI lainnya. Selain itu, turut serta dalam delegasi antara lain cendekiawan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Prof Dr Azzumardi Azra serta perwakilan dari sejumlah lembaga lainnya.

Selain sebagai kunjungan balasan, kata Ichwan, pertemuan antara MUI dengan CIA juga bernilai strategis, karena dalam pertemuan tersebut akan dibahas berbagai rancangan kerja sama, baik di bidang keagamaan, seni budaya, hingga ekonomi.

Dikatakannya, kedatangan delegasi MUI ke Cina disambut sangat antusias. Pasalnya, mulai dari Bandara Xia Men, rombongan sudah disambut dengan karangan bunga, kemudian diantar dengan bus menuju Quan Zhou Hotel, Fujian.

Dalam jamuan makan malam yang penuh suasana kekeluargaan, President CIA, Lin Chang Hua menyatakan pihaknya sangat bangga dan senang menyambut kedatangan delegasi Islam dari Indonesia, yang disebutnya sebagai saudara dekat itu. Lin berharap pertemuan antara perwakilan umat Islam Indonesia dan perwakilan umat Islam Cina, dapat semakin meningkatkan hubungan baik kedua negara.

Saat mengunjungi Universitas Huaqiao, di Xiamen, khususnya dalam pertemuan dengan Rektor Universitas Huaqiao, Prof Jia Yimin, Ketua MUI, KH Amidhan menyampaikan, agar Universitas Huaqiao menyediakan fasilitas peribadatan yang memadai bagi mahasiswa Muslim dan makanan halal.

Menurut Amidhan, dengan disediakan fasilitas yang memadai bagi umat Islam dalam menjalankan ibadahnya, maka besar kemungkinan minat para pemuda Indonesia, yang mayoritas beragama Islam, untuk menimba ilmu di Universitas Huaqiao akan semakin besar.

Selain itu, KH Amidhan juga menyampaikan gagasan mengenai pentingnya kerja sama antara MUI dengan Universitas Huaqiao dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. Menanggapi usulan tersebut, Prof Jia Yimin menyatakan, gagasan tersebut sangat menarik dan bisa segera direalisasikan.

Pihaknya juga telah memberikan beasiswa kepada puluhan mahasiswa asal Indonesia, yang secara keseluruhan jumlahnya mencapai sekitar 200-an mahasiswa. (Karta Raharja Ucu/Antara/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Demonstrasi Menentang Kemenangan Trump, Satu Warga Amerika Meninggal Dunia