Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Ukhuwah tak Pernah Punya Dusta

Ukhuwah tak Pernah Punya Dusta

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Ia berbisik dengan bahasa yang tak direka-reka
Ucapan matamu bahkan mampu berbicara dengan 1000 ungkapan sarat makna
Ukhuwah tak butuh retorika
Modal ukhuwah adalah genderang iman yang menyala
Iman yang menghujam dalam dada
Ukhuwah berkelebat indah bersama rona keikhlasan
Aha, aku menukil nasihat Rasulullah SAW

Dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah bersabda, “Janganlah kalian saling mendengki, melakukan najasy (semacam promosi palsu), saling membenci, memusuhi, atau menjual barang yang sudah dijual ke orang lain. Tetapi jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lain, tidak menzhalimi, dan tidak membiarkan atau menghinakannya. Takwa itu di sini (beliau menunjuk ke dadanya tiga kali).”

Lalu apakah dengan diam lebih kita sukai daripada mengingatkan saudara kita ke jalan kebenaran?
Relakah kita membiarkan diri kita terjerembab fatamorgana kenaifan?
Padahal diri kita adalah diri saudara kita. Diri mereka adalah diri kita
Apa yang mereka rasakan harus kita rasakan pun sebaliknya
Atau justru “benteng” itu terlampau tinggi untuk kita naiki
Pengorbanan kerap lebih sulit untuk kita daki
Padahal kita adalah mereka, mereka adalah kita

“Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mencintai dan berkasih sayang adalah ibarat satu tubuh; apabila satu organnya merasa sakit, maka seluruh tubuh akan sulit tidur dan merasa demam.” (HR. Muslim)

Patutkah kita menunggu hingga semua berlalu?
Dan semua akan berlari bagai angin lalu?
Aku yakin, Tidak…
Semua pasti merasai kerinduan akan “ruangan” itu
Ruangan tanpa sekat keangkuhan
Ruangan ukhuwah yang indah

“Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mencintai dan berkasih sayang adalah ibarat satu tubuh; apabila satu organnya merasa sakit, maka seluruh tubuh akan sulit tidur dan merasa demam.” (HR. Muslim)

Salam ukhuwah, salam inspirasi.

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 7,70 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Aktif di Lembaga Dakwah Mahasiswa UIN SGD Bandung dan KAMMI UIN SGD Bandung, Lembaga Pers Mahasiswa, kuliah Jurusan Jurnalistik 2009, aktif menulis juga di koran nasional Media Indonesia, anak ketiga dari tiga bersaudara, asal Ciamis Jawa Barat.

Lihat Juga

ilustrasi, bekerja  kitabngeri.blogspot.com)(

Ukhuwah, dari Suami Istri Hingga Aktivis Dakwah