03:34 - Kamis, 24 April 2014

Antara Irshad Manji, Indonesia dan Kebebasan

Rubrik: Opini | Kontributor: Wahadi, SKM. - 10/05/12 | 15:50 | 19 Jumada al-Thanni 1433 H

(erv/js)

dakwatuna.com - Minggu ini kita disuguhi pemberitaan tentang Irshad Manji, seorang Feminis berpaham liberalisme dari Kanada yang diundang ke Indonesia untuk berdiskusi tentang bukunya ‘Allah, Liberty and Love’. Di Jakarta Diskusi tentang buku tersebut yang di helat oleh Komunitas Salihara di bubarkan paksa oleh kepolisian dan FPI. Setali tiga uang di Solo, diskusi ini pun di tolak. Terakhir diskusi tentang buku ini pun dilarang dan tidak mendapat izin dari Rektor UGM.

Inilah Indonesia negara Demokrasi terbesar. Sejak dahulu kita diajari dalam pelajaran PPKn, tidak ada kebebasan mutlak, kebebasan kita senantiasa di batasi oleh orang lain dan kelompok lain. Jadi kebebasan haruslah bertanggung jawab, artinya kebebasan itu tidak melanggar, merugikan atau menciderai orang atau kelompok lain jadi tidak dibenarkan orang melakukan sesuatu sekehendak hatinya di manapun dia berada. Penolakan yang dilakukan kelompok Masyarakat, Massa, Mahasiswa dan LSM di Indonesia terkait diskusi buku ‘Allah, Liberty and Love’ bersama penulisnya Irshad Manji pantas didukung. Karena Irshad Manji adalah tokoh yang telah mendiskreditkan Islam dan menghalalkan lesbian dan homoseks. Keyakinan seperti ini sangat berbahaya karena bisa menggoyang keyakinan keislaman kita. Karena dalam Islam haram hukumnya Lesbian dan Homoseks. Selain bertentangan dengan kaidah agama, juga bertentangan dengan kaidah moral dan hukum positif di Indonesia.

Irshad Manji pantas di usir dari bumi Indonesia, tercinta. Kita tidak ingin Kaum Feminis dan Jaringan Islam Liberal menggerus aqidah umat ini. Merusak pemikiran anak muda Indonesia. Adigium Barat tentang Freedom of Speech, Freedom of Expression, dan Freedom of Faith ternyata juga hanya isapan jempol belaka. Kalau memang adagium ini teraplikasi, seharusnya sudah tidak ada lagi pelarangan Kaum Muslimin untuk menunaikan keyakinannya di Negara Eropa dan Amerika, sudah selayaknya Adzan diperbolehkan, sudah sepantasnya kaum wanita di Perancis bebas menggunakan jilbab dan burqa, sudas semestinya jika Syekh Yusuf Qaradhawi mau berdakwah di Perancis tidak ada pelarangan. Dan sudah selayaknya pembangunan Masjid tidak di larang. Dari semua hal itu membuktikan bahwa, Tidak ada kebebasan Mutlak.

Maka pantas jika Irshad Manji dan pemikiran sesatnya harus di usir dari bumi pertiwi Indonesia.

Redaktur: Hendra

Topik:

Keyword: , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (22 orang menilai, rata-rata: 9,27 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://twitter.com/AdhiPaman Rachmat Adhi

    Jangan kan negara Tuhanpun membela #freedomofspeech . Salah satu tujuan syariat adalah hifdzul al aql (memilihara akal)

    Kalau Tuhan aja membiarkan setan hidup kok kita menentang #freedomofspeech ? Negara harus dilarang membatasi kebebasan berbicara.

    Kita mungkin tidak setuju dengan @IrshadManji dalam diskusi@salihara itu tetapi biarkan dia bicara. #freedomofspeech.

    • http://www.facebook.com/muhammad.c.ikbal Muhammad Chairul Ikbal

      analogi anda terlalu jauh …
      mw dialog y ,mikir dulu…sesuai ama budaya daerah gak…
      kalo dialog nya hanya mmbawa mudarat bagi masyarakat…kenapa harus d terusin…
       
      lagian sudah jelas … lesbi ama homo itu HARAM COY
      ayolah…
      jgn mudah terprovokasi ama cara org untuk memperkeruh KEIMANAN kita….
      thanks^_^

    • http://profile.yahoo.com/DO2HDHVHIOVLGDFC52SLEZE4FQ jiwa syuhada

      Tuhan membela kebebasan berbicara. Kok tau, Ada dalilnya ga?

    • anggoro winindito

      setan juga tahu diri… ia gentar melihat Umar ! Irshad Manji ga ada gentar-gentarnya dengan kita…

      kata teman saya ini adalah fallacy over simplifikasi !
      kata teman saya lagi, denger2 bagus yang ditengah2 ya ?

    • http://www.facebook.com/gusti.romadhon Gusti Agung Romadhon

      Rachmat Adhi: Islam memang memelihara akal. tapi kalau anda memang berakal, coba di pikirkan, apakah lesbianisme dan homoseksual sesuai dengan akal dan fitrah manusia?

      Allah s.w.t memang menangguhkan ajal bagi iblis. hal itu untuk melihat, mana manusia yg beriman dan teguh dengan ke Islamannya dengan manusia yg munafik.

      kemudian, diatas telah disebutkan bahwa kebebasan haruslah bertanggung jawab, artinya kebebasan itu tidak
      melanggar, merugikan atau menciderai orang atau kelompok lain jadi tidak
      dibenarkan orang melakukan sesuatu sekehendak hatinya di manapun dia
      berada.pertanyaan saya, setuju tidak anda dengan pengertian diatas?Sekarang mari kita jawab secara logika. bila suatu kebebasan diartikan sebagai hal yg mutlak. bagaimana perasaan anda jika ada orang yg memfitnah saudara? tentu saudara akan marah dan mungkin melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib sebagai pencemaran nama baik. betul tidak?Adigium Barat tentang Freedom of Speech, Freedom of Expression, dan Freedom of Faith ternyata
      juga hanya isapan jempol belaka. sebagai contoh, di beberapa negara Eropa, mereka yg menyangkal Holocaust dapat langsung dipenjara. tapi mengapa mereka yg mencela agama Islam malah di dukung dan dikatakan bahwa hal tersebut adalah kebebsan berpendapat. intinya, apa yg di propagandakan oleh barat dan antek anteknya adalah omong kosong.

  • http://www.facebook.com/kaarisanty Ari Dake

    Assalamualaikum wrwb. 
    Saya cuma berdo’a semoga seorang Irshad Manji diberikan hidayah oleh Allah SWT untuk menjadi seorang muslimah yang mencintai Al-Qur’an dan Sunnah dan semoga Indonesia diberikan kekuatan oleh Allah SWT untuk dapat terus menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi kaum Muslimin untuk beribadah dan hidup rukun bersosialisasi dengan kaum non-Muslim. Amin ya robbal alamin! 

  • http://www.facebook.com/profile.php?id=100002127367625 الشفاء العين

    irshad manji adalah 1 dari sekian DAJJAL yang sudah ada di alam dunia  !

  • http://www.facebook.com/Ztyian Yayan Setia Yoo

    Agama tidak mengajar hal yang aneh cuma sll aja ada tukang rusuh alias yang diperalat setan. semoga umat muslim dapat menyaring yang baik dan benar
    sehingga tetap taat belajar dan beribidat sesuai keyakinannya

Iklan negatif? Laporkan!
88 queries in 1,083 seconds.