Home / Berita / Daerah / Peduli Moral, UGM Batalkan Diskusi Irshad Manji

Peduli Moral, UGM Batalkan Diskusi Irshad Manji

(erv/js)

dakwatuna.com – Jogjakarta. Aliansi Gerakan Jogja Peduli Moral Bangsa berhasil menggagalkan diskusi Irshad Manji, seorang tokoh homoseksual yang mengaku sebagai reformis Islam. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi ini, Rabu (9/5) berkumpul di gedung Pascasarjana UGM untuk melaksanakan aksi damai. Aliansi ini merupakan gabungan dari FSLDK Jogja, Jama’ah Shalahuddin UGM, Sie Kerohanian Islam Se-UGM, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, Indonesia Tanpa JIL, PII, dan Jaringan Muslimah Daerah Yogyakarta.

Gabungan massa ini menolak kedatangan Irshad Manji yang akan menjadi pembicara dalam Bincang Pagi yang diselenggarakan oleh Center for Religious and Cross-Cultural Studies (CRCS) di Gedung Sekolah Pascasarjana UGM.

Pemikiran yang dibawa Irshad Manji dianggap meresahkan, karena ia menghalalkan perilaku homoseksual yang bertentangan dengan ajaran agama Islam. Selain itu, ia juga dianggap telah menodai Al-Quran dan melecehkan nabi. Sebagai seorang aktivis feminis liberal yang mengaku muslim, secara terang-terangan mengakui bahwa dia adalah seorang lesbi dan melakukan kampanye tentang halalnya perilaku gay dan lesbian. Kedatangan Irshad Manji di Yogyakarta dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap pemikiran dan tingkah laku masyarakat.

“Irshad Manji tak diterima di jogja. Sebab, selain bertentangan dengan syariat Islam, juga berseberangan dengan budaya Indonesia,” ujar Harmoko Anggriawan, selaku koordinator lapangan.  Ia menegaskan, pemikiran liberal, yang dibawa oleh siapa pun, yang dianggap telah menyimpang dari syariat Islam, tak akan dibolehkan masuk dan berkembang di Indonesia.

Aksi ini berlangsung damai. Massa aksi membubarkan diri setelah mendapat kabar bahwa Dr. Zainal A. Bagir, Ketua Program Studi CRCS, membatalkan penyelenggaraan acara CRCS dengan Irshad Manji, sesuai komando Ir. Sudjarwadi, Rektor UGM. (erv/js)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (16 votes, average: 9,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • gila kali ya nni orang,apa dia ga pernah tau kisah kaum luth??

Lihat Juga

Ilmuwan Indonesia pada kegiatan diskusi tentang kanker di Amsterdam. (ist)

Rompi Anti Kanker Warsito Dibahas Pada Diskusi Kanker Amsterdam di Hadapan 38 Negara