Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Sebongkah Pertanyaan

Sebongkah Pertanyaan

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (nyepsycho.wordpress.com)

dakwatuna.com – Sudahkah engkau mengenal Islam?

Oh iya aku lupa, kau memang sudah terlahir dari orang tua muslim bukan? Sudahkah kau bersyukur dengan keberuntunganmu itu? Terlahir sebagai seorang muslim, di saat yang lain, mereka yang di luar lingkaran kita, harus berusaha dahulu membuka hati mereka dan mendapatkan hidayah dari Sang Pencipta. Terkadang mereka pun tak menyadari, bahwa Allah sangat dekat, bahwa Hidayah Allah selalu ada untuk mereka yang mau membuka hatinya…

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah setiap anak yang lahir kecuali dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanya yang menjadikannya sebagai Yahudi, Nasrani atau Majusi…” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Bukankah suatu yang indah dalam hati ini ketika mendengar seorang non muslim bersyahadat dan menyatakan diri sebagai mualaf? Haru senang rasanya, bertambah lagi saudara semuslim kita. Entah apa yang ia rasakan, apa yang ia temukan sehingga tergerak hatinya untuk menjadi seorang muslim. Yang pasti, itulah hidayah Allah, itulah kekuasaan Allah yang tak ada tandingannya…

“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” (QS Al Qasas: 56).

Aku pun tak bisa membayangkan, seandainya dahulu aku terlahir bukan dari keluarga muslim, jadi apakah aku ini? Apakah aku bisa dekat dengan Islam?  Bukan, bukan dekat yang seharusnya aku tanyakan terlebih dahulu, tetapi apakah aku akan mengenal Islam?

Aku muslim, ya aku memang muslim, Alhamdulillah. Tapi apakah aku memang benar-benar sudah mengenal Islam itu sendiri? Mengenal, dekat dan mencintai Islam? Bagaimana hubunganku – yang mengaku muslim ini – dengan Allah, Tuhan semesta alam?

Pertanyaan itu pun terus mengalir, mengalir mengintrospeksi diri, terus mengalir mencari jawabannya…

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (12 votes, average: 8,92 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

mencoba bermain warna di atas kanvas

Lihat Juga

Ilustrasi. (id.finspi.com)

Islam Menghendaki Kemudahan