Home / Berita / Rilis Pers / MIUMI Serukan Komisi VIII DPR RI Batalkan Studi Banding ke Eropa

MIUMI Serukan Komisi VIII DPR RI Batalkan Studi Banding ke Eropa

Logo MIUMI. (inet)

dakwatuna.comBerkaitan dengan pemberitaan sejumlah media massa tentang rencana jalan-jalan Komisi VIII DPR RI ke dua Negara Eropa, akhir April 2012 ini, untuk melakukan Studi Banding tentang RUU Kesetaraan dan Keadilan Gender (RUU-KKG), maka Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) mengeluarkan taushiyah dan seruan sebagai  berikut:

  1. Kepada Komisi VIII agar membatalkan rencana Studi Banding tersebut. Berbagai kalangan sudah menyampaikan, bahwa uang rakyat sebesar Rp 1,8 milyar tidak layak digunakan untuk kegiatan Studi yang sebenarnya bisa dilakukan tanpa harus melakukan kunjungan ke Eropa. Studi tentang Gender sudah sangat melimpah di Indonesia.
  2. MIUMI sudah mengkaji dengan seksama Draft RUU KKG yang beredar dan sudah menyimpulkan, bahwa pembahasan tentang RUU tersebut sebaiknya dibatalkan, karena secara mendasar, konsepnya sangat bertentangan dengan ajaran Islam, dan merusak tatanan sosial masyarakat Indonesia.
  3. Mengajak para tokoh Islam, ulama, habaib dan khususnya khatib Jum’at, agar mulai besok dalam khutbahnya menyinggung bahaya paham Kesetaraan Gender dan mendoakan agar anggota Komisi VIII yang akan berangkat ke Eropa diberikan  kesadaran untuk memahami suara hati nurani rakyat yang sedang dalam kesusahan, sehingga tidak sampai hati untuk menghambur-hamburkan uang rakyat.
  4. Jika Komisi VIII DPR RI tetap dalam keputusannya, melakukan studi banding ke Eropa dengan biaya uang rakyat yang sangat besar jumlahnya, maka kami, Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia menyerukan kepada seluruh umat Islam, khususnya para ulama, habaib, tokoh umat Islam, para khatib, para ustadz, dan sebagainya, agar berdoa kepada Allah SWT. Ingatlah, doa orang yang terzalimi dikabulkan Allah SWT. Semoga Allah memberikan balasan setimpal kepada orang-orang yang menzalimi kaum Muslimin. Amin.

Demikian taushiyah kami. Semoga para anggota Komisi VIII bersedia untuk mendengarnya. “Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal soleh, dan saling bertaushiyah dengan kebenaran dan kesabaran.” (QS al-Ashr: 1-3).

 

 

Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Phil.                             KH. Bachtiar Nasir, Lc., M.M.

Ketua                                                                                    Sekjend

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Pengungsi Suriah kembali ke rumahnya di Jarabulus. (aa.tr.com)

4.200 Pengajar Dikerahkan Untuk Mengajar Bahasa Turki Kepada Pengungsi Suriah