Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Suara Mereka Menembus Langit Biru

Suara Mereka Menembus Langit Biru

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Tubuh-tubuh berkerumun
Dengan identitas nasionalisme
Tumpah ruah berbalut debu
Bermandikan gas air mata dan kembang api
Berbicara tentang keadilan
Tentang aku, tentang kita, tentang semua
Kita yang terinjak-injak kebijakan
Kita yang larut dalam halusinasi palsu
Kita yang merintih dalam sepi

Suara mereka menembus langit biru
Tempat kita bernaung
Tempat kita mengadu
Tapi tak pernah menyentuh apalagi menembus
Pagar milyaran usang berlapis debu

Siapa yang akan terperangah?
Kala jutaan, milyaran bahkan triliyunan
Lebih mengindahkan

Siapa yang akan tersentuh?
Kala diri tiada lagi pernah mengaduh atau mengeluh
Tapi benarkah?
Mungkin ada yang salah
Jika raga tak mengeluh tapi hati tiada bersyukur
Hingga aku, kita dan semua
Menjadi alas keluhan bertopeng kerakusan

Terima kasih kawan
Kau yang bergerak dan lantang bersuara
Meski derai cacian jua kau terima
Entah kau di jalur kebenaran atau kebathilan
Yang pasti, tiada yang sia-sia
Jika berlandaskan cinta

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Ya ALLAH, hidupkanlah aku sebagai orang yang tawadhu', wafatkanlah aku sebagai orang yang tawadhu' dan kumpulkan aku dalam kelompok orang-orang yang tawadhu'

Lihat Juga

Ilustrasi. (simonfree.com)

Apakah Suara Wanita Termasuk Aurat?