Home / Berita / Silaturahim / Tarbiyah Anak Kader PIP-PKS Johor

Tarbiyah Anak Kader PIP-PKS Johor

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
(sri)

dakwatuna.comAnak-anak pada dasarnya adalah penerus cita-cita orang tuanya di masa depan. Mereka adalah manusia-manusia kecil yang Allah titipkan lewat ibu dan ayahnya. Tarbiyah bagi anak adalah keniscayaan. Hal ini perlu dimulakan sejak mereka masih dibuaian hingga mereka dewasa. Tanggungjawab ini jelas berada di tangan kedua orang tuanya. Tapi, ada beberapa kondisi yang menjadikan anak-anak harus keluar mencari guru dalam melengkapi tarbiyah dalam kehidupannya. Maka tugas orang tualah mencarikan guru terbaik bagi anak-anaknya.

Orang tua berkewajiban mendidik anak-anak dan melakukan pendampingan selain kegiatan rutin mereka di sekolah. Dengan kesibukan orang tua menjalani berbagai amanah dakwah, maka anak-anak perlu diberikan pemahaman seiring dengan usia mereka. Adanya tarbiyah anak kader ini, anak-anak diajak bermain, belajar dan juga serius memahami kehidupan melalui kegiatan yang menarik yang pada akhirnya setiap aktivitas dapat mencapai tujuan yaitu ridha Allah swt.

Atas dasar kebutuhan itulah PIP PKS Johor-Malaysia, merintis Tarbiyah Anak Kader sejak 6 bulan yang lalu. Tarbiyah Anak Kader ini terdiri dari 2 kelompok. Kelompok 1 untuk anak kelas 1 sampai 5 SD dan kelompok 2 untuk anak kelas 6 sampai 3 SMP.

Melalui Bidang Perempuan anak-anak akan diberikan pendampingan berupa tarbiyah secara rutin yang tujuannya adalah menempa kepribadian anak dengan kepribadian yang Islami. Tarbiyah ini juga merupakan bagian dari syiar dakwah ke masyarakat.

Untuk pertemuan halaqah hari Sabtu, 21/4/2012, sedikit memiliki nuansa yang berbeda. Halaqah menggabungkan 2 kelompok menjadi satu. Tujuannya agar terjalin rasa sayang, rasa saling memahami dan mencintai sesama teman. Menciptakan keakraban dan kerjasama yang baik dengan teman dan saudara yang sama umur atau dengan yang beda umur.

Suasana ceria terasa sekali. Canda dan tawa serta tangisan para anggota halaqah yang sangat meriah mewarnai suasana halaqah yang diisi oleh berbagai tingkatan umur. Dari usia 2 tahun hingga 11 tahun. Sifat dasar mereka yang sangat mudah memaafkan, menonjol di antara keributan kecil di antara mereka. Tak ada tarbiyah yang retak. Semua perjalanan butuh proses. Maka sudah menjadi kewajiban semua pihak untuk menyukseskan Tarbiyah Anak Kader sehingga menjadi tempat menempa pendidikan anak-anak kader selain di sekolah.

Tim Media Dakwah Bidwan PIP-PKS Johor

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Sri Widiyastuti
Seorang ibu rumah tangga lulusan IKIP Semarang tahun 1998. Memiliki 5 orang anak. Asli Bogor, domisili di Johor Malaysia. Aktifitasnya yang lain menulis buku bacaan anak dan menjadi volunteer kegiatan sosial kemasyarakatan.

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Cara Rasulullah Mencegah Anak Muda Berzina